Perbaikan Data Kematian Penting Agar Pengendalian Covid-19 Tepat Sasaran

Kamis, 12 Agustus 2021 – 15:31 WIB
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat atau Mbak Rerie bicara data kematian akibat Covid-19. Foto: Humas MPR RI.

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan perbaikan data secara menyeluruh harus dilakukan agar bisa menjadi dasar pengambilan keputusan yang tepat dalam proses pengendalian Covid-19.

"Saya menyambut baik adanya upaya perbaikan data kematian akibat Covid-19 yang dilakukan pemerintah, agar sejumlah upaya pengendalian Corona lebih tepat sasaran," kata Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/8).

BACA JUGA: Indikator Kematian Dihapus, Syarief Hasan: Ini Bukti Pemerintah Tak Mampu Kendalikan Covid-19

Hal itu disampaikan Lestari menanggapi pernyataan Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Jodi Mahardi yang perihal tidak dimasukkannya angka kematian dalam asesmen level PPKM.

Menurut Jodi, ditemukan banyak angka kematian yang ditumpuk-tumpuk, atau dicicil pelaporannya, sehingga dilaporkan terlambat. Hal itu menimbulkan distorsi atau bias pada analisis, sehingga sulit menilai perkembangan situasi satu daerah.

BACA JUGA: Kubu Habib Rizieq Tanggapi Kerumunan saat Bagi-bagi Sembako Jokowi, Jleb!

Nah, Lestari menyebut bila distorsi data kematian disebabkan terjadi keterlambatan laporan, patut diduga pelaporan indikator pengendalian Covid-19 lainnya seperti data kasus positif, angka kesembuhan, dan kasus aktif bisa mengalami hal yang sama.

Oleh karena itu, Mbak Rerie -sapaan Lestari- menyarankan untuk memperbaiki data secara menyeluruh agar data yang ada mencerminkan kondisi lapangan sesungguhnya, sehingga upaya pengendalian Covid-19 secara nasional dapat dilakukan lebih terukur dan terarah.

BACA JUGA: AKBP Doni Mendapat Laporan dan Kiriman Video, Anak Buahnya Langsung Bergerak

Selain itu, peningkatan pemahaman dan kompetensi para petugas pelaksana di lapangan dalam pengambilan dan pengolahan data juga harus dilakukan, agar kualitas data yang dihasilkan jauh lebih baik.

"Karena produk data yang dihasilkan itu tidak hanya dipengaruhi oleh konsistensi input data semata," ucap anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu.

Secara teknis, ujar Mbak Rerie, keakuratan data sangat dipengaruhi oleh sejumlah faktor antara lain kelayakan jumlah sampel yang diambil, metode pengambilan sampelnya dan konsistensi kriteria sampel yang diambil, serta kompetensi pelaksananya.

Rerie menekankan upaya perbaikan data kematian Covid-19 dalam penanggulangan pandemi harus dilakukan secara menyeluruh, sehingga dasar pengambilan kebijakan di masa datang bisa lebih akurat menggambarkan kondisi lapangan sesungguhnya.

"Saya sangat berharap, upaya perbaikan data ini bisa segera dituntaskan sehingga permasalahan yang terjadi di lapangan bisa segera diatasi dan tidak terus berulang. Karena dengan data yang akurat, langkah yang tepat, penyebaran Covid-19 di tanah air bisa segera terkendali," (*/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler