Percaya Perbatasan Aman dengan Kehadiran TNI, Warga Temajuk Menyerahkan Senpi ke Satgas Pamtas

Minggu, 25 Juli 2021 – 15:14 WIB
Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/WNS menerima penyerahan satu pucuk senjata api rakitan jenis bomen dari warga di Dusun Sempadan, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas Kalimantan Barat. ANTARA/HO-Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/WNS

jpnn.com, PONTIANAK - Warga Dusun Sempadan, Desa Temajuk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, menyerahkan satu pucuk senjata api rakitan jenis bomen kepada Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan  Republik Indonesia - Malaysia Batalyon Infanteri Mekanis 643/Wanara Sakti. 

Komandan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Mekanis 643/WNS Letnan Kolonel Infanteri Hendro Wicaksono menjelaskan bahwa penyerahan senjata api itu menjadi bukti kedekatan anggota Satgas Pamtas dengan rakyat. 

BACA JUGA: Bea Cukai dan Satgas Pamtas Yonif 643/WNS Amankan Ratusan Botol Miras

"Penyerahan senpi rakitan secara sukarela ini sebagai bukti kedekatan anggota Satgas Pamtas dengan masyarakat yang merupakan hasil dari kegiatan teritorial yang gencar kami lakukan," kata Letkol Inf Hendro Wicaksono dalam keterangan tertulisnya di Makotis Entikong Kabupaten Sanggau, Kalbar, Minggu (25/7). 

Dia menuturkan penyerahan senpi itu berawal ketika personel Pos Temajuk melaksanakan kegiatan karya bakti dan pelayanan kesehatan door to door kepada warga Dusun Sempadan, Desa Temajuk. Salah satunya kepada keluarga berinisial M (52).

BACA JUGA: Jenderal Andika: Kami Menantikan Personel TNI AD Lebih Dekat dengan Prajurit US Army

"Saat itulah M mengutarakan bahwa dirinya masih menyimpan sepucuk senjata api rakitan miliknya yang selama ini untuk berburu," kata Letkol Inf Hendro.

Mendengar perkataan M yang masih menyimpan senjata api rakitan, personel Pos Temajuk memberikan penjelasan bahwa menyimpan dan membawa senjata api adalah perbuatan ilegal dan melanggar hukum serta dapat dikenai sanksi pidana.

BACA JUGA: Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wanara Sakti Amankan Kayu Diduga Hasil Pembalakan Liar

Setelah menerima penjelasan dari personel Pos Temajuk, M lantas mendatangi Pos Temajuk untuk menyerahkan senjata api rakitan miliknya.

Letkol Inf Hendro Wicaksono mengatakan bahwa pihaknya akan terus berusaha memelihara kepercayaan masyarakat. 

Selain itu, pihaknya akan berbuat yang terbaik untuk negara serta membantu kesulitan warga di perbatasan.

M mengaku penyerahan senpi rakitan itu karena personel Pos Satgas Pamtas sering membantu kesulitan warga di perbatasan.

"Saya sudah meninggalkan kebiasaan berburu. Saya percaya bahwa kondisi perbatasan sekarang sudah aman dengan adanya TNI sehingga tidak perlu lagi menyimpan senjata ini," ujarnya.

Sementara itu, Danpos Temajuk Letda Inf Bayu Setiawan juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan masyarakat, khususnya M, kepada anggota Pos Temajuk Satgas Yonif Mekanis 643/WNS.

"Kami merasa terhormat atas kepercayaan masyarakat kepada Satgas Pamtas. Semoga hubungan baik ini dapat terjaga dan makin kuat lagi," katanya. (antara/jpnn) 


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler