Percepat Pemulihan Ekonomi, Bea Cukai Tambah Penerima Fasilitas Kepabeanan

Kamis, 04 Agustus 2022 – 19:30 WIB
Bea Cukai memberikan izin fasilitas pusat logistik berikat (PLB) kepada PT Logistik Anak Bangsa. Foto: Humas Bea Cukai

jpnn.com, JAKARTA - Bea Cukai meningkatkan fasilitasi kepada industri untuk mempercepat laju pemulihan ekonomi nasional. 

Bea Cukai memberikan izin fasilitas kepabeanan berupa kawasan berikat dan pusat logistik berikat yang diyakini memberikan dampak ekonomi, seperti penyerapan tenaga kerja dan terciptanya simpul ekonomi baru yang menjadi penggerak ekonomi sektor riil.

BACA JUGA: Genjot Kinerja Ekspor, Begini Upaya yang Dilakukan Bea Cukai di 3 Wilayah Ini

Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai Hatta Wardhana pada Kamis (4/8) mengatakan fasilitas kawasan berikat diberikan Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY kepada PT Universal Fishing Gear Solutions. 

Perusahaan yang bergerak di bidang alat pancing tersebut berlokasi di Kabupaten Purbalingga dan menjadi perusahaan ketiga belas di kawasan Jawa Tengah yang menerima fasilitas kawasan berikat pada 2022. 

BACA JUGA: Bea Cukai Beri Asistensi kepada UMKM di Empat Wilayah untuk Gali Potensi Ekspor

Pemberian fasilitas diberikan setelah perwakilan perusahaan melakukan pemaparan proses bisnis secara hybrid yang dihadiri perwakilan Bea Cukai Purwokerto dan KPP Madya Jakarta Pluit pada akhir bulan Juli 2022. 

Hatta menjelaskan fasilitas kawasan berikat akan menguntungkan pelaku usaha dengan adanya penangguhan bea masuk dan tidak dipungut pajak dalam rangka impor. 

BACA JUGA: Bermodal Laporan Intelijen, Bea Cukai Menyetop Truk Bermuatan Mi, Ketika Dibuka...

“Fasilitas ini sangat bermanfaat bagi industri, yaitu membantu efisiensi biaya, waktu, dan meningkatkan daya saing produk,’’ ucapnya.

Selain itu, fasilitas yang diterima perusahaan berupa kemudahan prosedural, yaitu perusahaan penerima fasilitas kawasan berikat dapat melaksanakan pembongkaran barang impor di gudang perusahaan sendiri, tentunya ini akan mempercepat arus barang dan mengurangi biaya timbun di pelabuhan.

Fasilitas fiskal tersebut, menurut Hatta, akan memperlancar proses bisnis perusahaan dan akan menyerap tambahan tenaga kerja sebanyak 200 orang pada 2022 dan 250 orang pada 2023. 

PT Universal Fishing Gear Solution berdiri sejak 17 Juli 2019 dengan jenis hasil produksi berupa piranti pancing berupa Reel dan Rods dengan brand OKUMA. 

Target rencana kapasitas produksi kedua produk untuk awal tahun pertama 240.000 buah dengan harapan realisasi mencapai lebih dari 240.000 buah. Orientasi pasar penjualan 80 persen ekspor. 

“Perusahaan memperkirakan dengan pemberian fasilitas kawasan berikat akan menaikkan investasi sebesar 10 persen dari modal awal Rp 5 miliar,” ujarnya.

Selain fasilitas kawasan berikat, dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai fasilitator perdagangan, Bea Cukai memberikan izin fasilitas pusat logistik berikat (PLB) kepada PT Logistik Anak Bangsa. 

“Izin pusat logistik berikat diberikan Kanwil Bea Cukai Jakarta secara simbolis satu jam setelah pemaparan profil dan IT inventory dilaksanakan,’’ ujarnya.

PT Logistik Anak Bangsa merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri besar dengan jenis barang yang ditimbun berupa ban. Saat ini perusahaan memiliki 34 orang karyawan.

Hatta menuturkan, melalui fasilitas ini, perusahaan mendapatkan sejumlah fasilitas kepabeanan, seperti penangguhan bea masuk, penangguhan pajak, penangguhan izin impor, dan jangka waktu timbun barang lebih dari tiga tahun. 

Pemberian dua fasilitas kepabeanan tersebut juga merupakan wujud nyata pemerintah dalam mendorong pemulihan ekonomi nasional (PEN). 

Pemberian fasilitas diharapkan mendorong kegiatan perekonomian dalam negeri melalui peningkatan ekspor, penyerapan tenaga kerja, dan investasi. (mrk/jpnn)


Redaktur : Tarmizi Hamdi
Reporter : Tarmizi Hamdi, Tarmizi Hamdi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler