Perekonomian Lampung Melesat 5,15 Persen

Minggu, 12 Februari 2017 – 17:55 WIB
Ilustrasi BPS. Foto: JPNN

jpnn.com - jpnn.com - Perekonomian Lampung pada 2016 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 281,11 triliun.

Sedangkan PDRB per kapita mencapai Rp 34,3 juta. Secara spasial, pertumbuhan ekonomi 2016 itu membuat Lampung kini berada pada posisi keempat di Sumatra setelah Bengkulu, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

BACA JUGA: Pak Darmin, Bagaimana Pertumbuhan Ekonomi pada 2017?

"Ekonomi Lampung tumbuh sebesar 5,15 persen, relatif menguat dibanding tahun 2015 yang tumbuh sebesar 5,13 persen," kata Kepala BPS Provinsi Lampung Yeane Irmaningrum.

Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai lapangan usaha pengadaan listrik dan gas serta informasi dan komunikasi masing-masing sebesar 22,49 persen dan 10,63 persen.

BACA JUGA: Outlook Rating Positif, Kebijakan Tetap Diperbaiki

Dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen pembentukan modal tetap bruto (PMTB) sebesar 8,61 persen.

Setelah itu diikuti oleh pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 5,72 persen dan pengeluaran konsumsi lembaga nonprofit yang melayani rumah tangga (LNPRT) sebesar 5,56 persen.

BACA JUGA: Lifting Minyak Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Ekonomi Lampung triwulan IV-2016 bila dibandingkan triwulan IV-2015 (y-on-y) tumbuh sebesar 5,01 persen.

Artinya, mlambat bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 5,33 persen.

Ekonomi Lampung triwulan IV-2016 mengalami kontraksi 8,59 persen bila dibandingkan triwulan sebelumnya (q-to-q).

"Dari sisi produksi, hal ini disebabkan oleh efek musiman pada lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan yang mengalami kontraksi 31,32 persen. Dari sisi pengeluaran disebabkan oleh penurunan ekspor barang dan hasa, serta pengeluaran konsumsi rumah tangga," kata Yeane. (jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mas Tjahjo: Yang gak Fokus Kita Coret


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler