Perempuan Ini Pura-pura Gila Saat Bertemu Pria Hidung Belang yang Ingin Menggunakan Jasanya, Biar Apa?

Rabu, 18 November 2015 – 05:15 WIB
Empat perempuan yang menjadi korban perdagangan manusia di Polres Metro Jakarta Pusat. Foto: Fathan Sinaga/JPNN

jpnn.com - JAKARTA - HY (17), perempuan di bawah umur yang jadi korban perdagangan manusia mengaku pura-pura gila kepada setiap hidung belang yang ingin mengencaninya. Begitulah cara dia lolos sehingga pengunjung pun merasa ilfill dengan wanita berparas manis ini.

Begitulah tindakan HY hingga mucikari kafe esek-esek, Miselan alias Gondrong kesal. Miselan akhirnya mengembalikan HY ke penyalur tenaga kerja wanita Yayasan Setia Karya, Jalan Ketapang Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat.

BACA JUGA: Kemendagri Evaluasi Perekrutan 825 Satpol PP Batam yang Tak Diakui Wali Kota

"Pelanggan pada komplain semua. Dia (HY) gila, makanya saya balikin. Soalnya pelanggan mengeluh kalau pakai jasanya," ungkap Gondrong di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Selasa, (17/11)

Hal tersebut dibenarkan juga oleh Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Siswo Yuwono perihal HY berpura-pura gila agar pelanggan enggan menggunakan jasa HY. Lalu, HY yang dikembalikan Gondrong kepada Rahmad karena gila. Hingga kemudian melarikan diri dan melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian.

BACA JUGA: Siap-Siap... Tenaga Honorer dan Kontrak Satpol PP Bakal Dihapus dan Dipindah Ke Sini

"Dia (HY), akhirnya melarikan diri dari tempat milik sang germo, setelah dikembalikan pemilik kafe karena gila. Tapi, ternyata HY ini pura-pura gila, saat melakukan laporan ke kami," papar Siswo pada wartawan.

Setelah membuat laporan di Polsek Kemayoran, jelas Siswo, HY kemudian diantar ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk mendapat perlindungan dari pihak kepolisian. (Mg4/jpnn)

BACA JUGA: Hmm... Airin-Benyamin Dianggap Lakukan Banyak Pelanggaran

BACA ARTIKEL LAINNYA... Waduh... Stok Beras Kepri Cuma 3000 Ton sampai Desember


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler