Perempuan Paling Mudah Diserang Migren

Kamis, 29 Juli 2010 – 16:53 WIB
PERNAHKAH Anda terserang sakit kepala yang luar biasa pada satu sisi saja? Kemungkinan besar, Migren menghampiri AndaMenurut WHI Headache Center, sakit migren terbagi dua, yaitu migren umum yang hampir terdapat dalam 85 persen kasus dan migren klasik yang berpotensi sebesar 15 persen.

Disebutkan, migren umum biasanya sakit kepala sebelah tanpa disertai gejala lain

BACA JUGA: Sukses Cangkok Wajah Total

Sedangkan migren kalsik yang biasanya didahului keluhan gangguan penglihatan di salah satu mata
Gangguan ini berupa aura, yakni terlihatnya titik-titik atau garis bergelombang mengambang, bisa juga berupa kilatan atau gelombang cahaya

BACA JUGA: Berpikir Positif Bikin Awet Muda

Gangguan ini bisa berlangsung 5 – 60 menit sebelum migren muncul.

Menurut para ahli, salah satu penyebab terjadinya migren adalah akibat menurunnya kadar serotonin (zat kimia pembawa pesan dalam otak)
Perubahan kimiawi di otak membuat pembuluh darah di otak mengalami pelebaran yang umumnya terjadi di kepala bagian kiri, karenanya migren disebut dengan nyeri vaskular.

Migren biasanya menyerang di pagi hari, di saat seseorang sibuk beraktivitas, atau pada malam hari saat tubuh tengah beristirahat

BACA JUGA: Sampanye Tertua Harganya Rp 621 Juta Per Botol

Tak heran, serangan migren membuat seseorang lebih emosional atau sensitif.

Uniknya, migren lebih banyak menyerang perempuan ketimbang lelakiPerhitungan potensinya sekitar 70% atau 3 kali lebih berisikoMenurut penelitian, ini berhubungan dengan faktor hormonal, sehingga seringkali serangan migren datang menjelang menstruasiMigren juga sering dialami perempuan yang memsuki masa menopause.

Pencetus migren berbeda-beda, seperti mengonsumsi minuman yang mengandung kafein, stres, trauma kepala, gangguan pembuluh darah, tumor, kelainan pada mata, kebiasaan buruk (tidur terlalu lama, jarang olahraga, tidur terlalu malam, mengonsumsi makanan yang diawetkan, makanan tinggi lemak)

Derajat serangan migren sangat bervariasi, bisa sangat ringan sampai beratKebanyakan orang menganggap gejala ini sebagai sakit kepala biasaGejala yang muncul biasanya ringan, dan meningkat perlahan-lahan, bahkan bisa sampai 24 jam
Sebelum serangan yang berat, penderita migren biasanya melewati fase aura (seperti melihat cahaya)Meskipun sakit kepala tidak berlangsung lama, tetap saja menyakitkanNamun tidak semua penderita migren mengalami fase ini.

Cara jitu mencegah migren adalah dengan mengenali diri sendiriCoba cermati, faktor apa yang mencetuskan migren untuk mengidentifikasi penyebabnyaUntuk migren yang tergolong ringan hingga sedang mungkin Anda bisa mencari pertolongan dengan obat sakit kepala, namun untuk migren yang tergolong berat mungkin itu tak akan membantuDitambah lagi jika Anda memiliki gangguan hipertensi, angina pectoris (nyeri dada).

Migren bisa jadi merupakan indikasi adanya penyakit lain di dalam tubuh, sebut saja kemungkinan adanya sinusitis, sakit gigi, gangguan sistem pencernaan, gangguan penglihatan, misalnya bagi Anda yang berkacamata, mungkin ukuran minus/plus bertambah, dan sebagainya.

Jika gangguan migren sudah demikian hebat, konsultasikan dengan dokter spesialis saraf, mungkin Anda membutuhkan pemeriksaan penunjang seperti CT Scan untuk menegakkan diagnosa penyebab yang pasti.(Anakku.net/fuz/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kenali Penyakit dari Warna Gusi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler