Peringati Tragedi Mandor, Kalbar Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Sabtu, 11 Juni 2011 – 13:55 WIB
PONTIANAK- Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Christiandy Sanjaya meminta warganya mengibarkan bendera setengah tiang pada Hari Berkabung Daerah Provinsi Kalbar pada 28 Juni mendatangHal itu sebagai bentuk peringatan  Tragedi Mandor yang mengakibatkan jatuhnya banyak korban jiwa dalam perlawanan terhadap pendudukan Jepang

BACA JUGA: Garuk Pengemis Pura-pura Cacat



Menurut Christiandy, banyak nilai-nilai sejarah yang ditinggalkan oleh peristiwa tersebut
Jepang melakukan pembantaian ketika itu untuk menghilangkan satu generasi orang pintar

BACA JUGA: Tarakan Minta Jatah Rumah Murah

Sebagian besar korban adalah mereka yang memiliki wawasan luas ketika itu, pintar, dan lainnya.

"Mengapa pendahulu kita dibunuh Jepang, mereka ingin kita ini bodoh saat itu
Kita kehilangan satu generasi

BACA JUGA: Komputer Ngadat, KTP Diganti Kertas Selembar

Jangan sampai kita kembali kehilangan generasi pintar lagi," ujar Christiandy.

Saat ini Pemerinah Provinsi Kalbar sedang menuju tahap menyiapkan sumber daya manusia untuk menciptakan generasi pintarHari Berkabung Daerah bisa dimaknai dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan berpikir tentang sumbangsih yang bisa diberikan untuk pembangunan daerah ini.

"Pada Hari Berkabung juga ada dilaksanakan ziarahJangan sampai nanti masyarakat tidak ada yang tahu, dan tidak mengibarkan bendera setengah tiang," katanya.

Belum lama ini, Kepala Biro Kesejahteraan Sosial Setda Provinsi Kalbar, Susanto Tri Nugroho mengatakan Hari Berkabung Daerah Provinsi Kalbar yang diperingati setiap 28 Juni akan dilaksanakan di masing-masing satuan kerja perangkat daerah atau instansi provinsi dan seluruh lembaga pendidikan formal, baik negeri maupun swasta pada tahun ini

Menurut Susanto, keputusan tersebut tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 3 Tahun 2011 tentang Pedoman Tata Upacara Hari Berkabung Daerah Provinsi KalbarHari Berkabung Daerah merupakan hari diperingatinya Tragedi Mandor yang mengakibatkan jatuhnya banyak korban jiwa dalam perlawanan terhadap pendudukan Jepang"Dalam memperingatinya dilakukan upacara dan mengibarkan bendera setengah tiang," katanya(uni/fuz/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... 99 Lokasi Pemakaman di Batam Tak Berizin


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler