Perintah Mabes, Tembak Preman

Selasa, 04 November 2008 – 18:31 WIB
JAKARTA – Pihak Mabes Polri menilai, aksi premanismenya di 5 daerah sudah sangat meresahkan masyarakatKelima daerah itu adalah Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta

BACA JUGA: Jaksa Eksekutor Amrozi CS Ditentukan

Karenanya, jajaran Polda di 5 daerah itu diperintahkan untuk menggelar aksi pembersihan preman, termasuk preman jalanan
Bahkan, kalau dirasa perlu, polisi boleh menembak langsung preman.

Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri Irjen Pol Susno Duaji menjelaskan, agar operasi bisa berjalan efentif, Mabes Polri akan membantu setiap Polda dengan menambah dua Komisaris Besar yang membawahi dua tim

BACA JUGA: Anggaran KPU Terpangkas Rp600 M

Bila itu masih dianggap belum cukup kuat, akan ditambah dari kesatuan Gegana dan Brimob
Susno Duaji mengakui, aksi premanisme di lima daerah tersebut sudah pada taraf sangat meresahkan masyarakat

BACA JUGA: IPM Daerah Naik, Pemerintah Tambah DAU

Dia memerintahkan polisi tidak segan menembak pelaku premanisme.

"Karena polisi kan sekolah untuk nembak orang, bukan nembak burungKita akan memberantas para preman yang menganiaya secara paksa bahkan menakut-nakuti di tempat-tempat tertentuKriminal jalanan yang terorganisir seperti kapak merah, preman penggores mobil, debt collector yang suka menagih paksa dan kadang menakut-nakuti bahkan menterorKita tak main-main soal ini," tegas Susno Duadji kepada wartawan di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa (4/11)Dia sangat yakin, polisi akan mampu menumpas preman-premanHaqqul yakin kita bisa, katanya.
 
Mabes Polri juga sudah mengindentifikasi jenis premanismeSelain yang sudah dijelaskan di atas, Susno mengatakan, ada juga preman yang mengatasnamakan security atau petugas keamanan, seperti yang biasa ngobyek di pangkalan taksi, preman yang sok mengatur para sopir angkot, preman di bus-bus yang suka meminta uang ke penumpang secara paksa, serta yang sering melakukan pungli pada mobil pengangkut barang ketika masuk ke komplek-komplek

Mengenai aksi anggota Ormas yang kerapkali juga melakukan tindakan premanisme, Susno mengatakan, tetap akan menyikatnyaNamun, katanya, yang akan ditindak adalah oknum anggota Ormas itu.

Dalam rangka menyukseskan operasi operasi street crime atau kejahatan jalanan itu, Mabes Polri menyediakan 19 call center agar pengaduan masyarakat bisa cepat direspon polisiSebagian besar call center berada di sejumlah Polres yang berada di wilayah lima Polda yang disebutkan di atas(sam)

BACA ARTIKEL LAINNYA... DPR : Syamsurizal Tak Aspiratif


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler