Perpustakaan jadi Ikon Baru Peradaban

Jumat, 07 September 2018 – 11:35 WIB
Perpustakaan. ILUSTRASI. Foto: Dok. Perpusnas RI

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah pusat dan daerah, berbagai komponen masyarakat telah melakukan gerakan pengembangan perpustakaan, taman baca masyarakat, pojok baca, pustaka bergerak, pegiat literasi dan pemilihan duta baca di daerah. Hal ini menunjukkan antusiasme dan komitmen masyarakat terhadap upaya mencerdaskan kehidupan bangsa melalui membaca.

“Berbagai keberhasilan telah diraih dalam bidang perpustakaan, Bahkan, perpustakaan telah dijadikan ikon baru peradaban,” kata Kepala Perpustakaan Nasional RI, Muh Syarif Bando pada acara “Gemilang Perpustakaan Nasional 2018 – Malam Penganugerahan Nugra Jasadarma Pustaloka” di Integrity Convention Centre, Kemayoran, Jakarta, Kamis (6/9) malam

BACA JUGA: Dorong Peradaban Lewat Penghargaan Nugra Jasadarma Pustaloka

Menurut Syarif, hingga saat ini terdapat 154.360 perpustakaan di seluruh pelosok Tanah Air.

“Kami insan perpustakaan sangat siap, penuh semangat untuk menyukseskan kegiatan Penguatan Literasi Kesejahteraan, sebagai salah satu Kegiatan Prioritas Nasional tahun 2019, di bawah Program Prioritas Nasional: Pemerataan Layanan Pendidikan Berkualitas, di bawah Prioritas Nasional 1 (pertama): Pembangunan Manusia Melalui Percepatan Pengurangan Kemiskinan dan Peningkatan Pelayanan Dasar,” katanya.

BACA JUGA: Empat Tokoh Terima Penghargaan Nugra Jasadarma Pustaloka

Menurut Syarif, Gedung Layanan Perpustakaan Nasional yang berdiri megah di lingkungan Monas, telah diresmikan penggunaanya oleh Presiden Joko Widodo, pada 14 September 2017 atau hampir setahun lalu, tepat pada Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca. Gedung Layanan Perpustakaan Nasional yang representative tersebut adalah perwujudan cita-cita para Pendiri Bangsa. Proklamator, Soekarno dan Muhummad Hatta ingin menunjukkan ikon peradaban di Indonesia.

BACA JUGA: Dorong Peradaban Lewat Penghargaan Nugra Jasadarma Pustaloka

BACA JUGA: Hasil Penelitian Perpusnas: Sehari Baca Buku Kurang Satu Jam

Dasar pemikirannya ialah “Jika ingin melihat kemajuan suatu bangsa, maka lihatlah perpustakaannya.” Kini impian tersebut terwujud, di kawasan Monumen Nasional, terdapat berbagai ikon peradaban bangsa Indonesia; di sisi barat terdapat Museum Nasional, di sisi timur terdapat Galeri Nasional, di sisi utara terdapat Istana Negara dan di sisi selatan kini ada Perpustakaan Nasional sebagai tonggak melesatnya kemajuan penguasaan ilmu pengetahuan bangsa kita.

“Hal ini, jelas telah tertuang dalam Pembukaan UUD Negara RI Tahun 1945, bahwa salah satu tujuan Kemerdekaan Indonesia adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, dan perpustakaan adalah sarana mencapainya,” ujarnya.(fri/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... 42 PTN Terkoneksi dengan Perpustakaan Nasional


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler