Personel Brimob Disiagakan di Jembatan

Jumat, 18 Desember 2015 – 06:14 WIB
Polisi siaga. Foto ilustrasi.dok.JPNN

jpnn.com - MUSI RAWAS – Suasana di Musi Rawas lumayan tegang. Namun, aparat keamanan sudah melakukan langkah antisipasi.

Pengamanan ketat dilakukan untuk menjamin kelancaran pelaksanaan pleno rekapitulasi surat suara di KPUD Mura. Sejumlah jalan pun ditutup. Antara lain jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) persisnya di Kecamatan Muara Beliti, persis di depan kantor KPUD Mura.      

BACA JUGA: Inilah 10 Daerah Tingkat Partisipasi Pemilih Terendah

Pengamanan rapat pleno di KPUD Mura langsung dipimpin oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Iza Fadri, guna menetralisir wilayah, tiga ring pengamanan diberlakukan.            

Pertama Jalinsum dari arah kota Lubuklinggau-Muara Beliti persinya di bundaran air mancur Masjid Agung Mura Darusalam.      

BACA JUGA: Dubes Menang Telak, Pemilih Salah Mencoblos Juga Melambung

Aparat kepolisian menutup jalan mengunakan pagar kawat berduri, sekitar 500 meter puluhan satuan brimob menutup jalan dengan satu unit mobil dalmas dan mendirikan tenda persis di jembatan.     

Terakhir pengamanan kembali mengunakan kawat berduri, pihak kepolisian menutup seluruh akses jalan masyarakat yang mengarah ke Jalinsum persis depan kantor sekretariat KPUD  Mura.    

BACA JUGA: Golkar Ancam Pecat Kader yang tak Tak Loyal

Pengamanan serupa, juga dilakukan pada Jalinsum arah Kecamatan Muara Beliti menuju ke kantor KPUD Mura. Pihak kepolisian menutup jalan mengunakan kawat berduri di simpang muara beliti, lalu pagar betis satu kompi Brimob disiagakan di jembatan Muara Beliti.      

Informasi dihimpun, sejumlah massa sudah berkumpul di seberang pagar berduri di depan kantor KPUD Mura dan di simpang Muara Beliti. Sempat beredar informasi adanya pergerakan massa dari arah Kecamatan Muara Beliti yang hendak merangsak masuk ke Kantor KPUD Mura menggunakan jalur sungai.     

Namun hingga pukul 13.00 WIB, situasi masih kondusif dan terkendali. Pihak kepolisian masih tetap melakukan penjagaan ketat dan mewaspadai jalur sungai, karena jalur tersebut merupakan satu-satunya jalur yang masih terbuka.      

Irjen Pol Iza Padri sempat melakukan pengecekan terhadap sejumlah personel dan berbincang langsung kepada masyarakat yang berada di sebrang kawat pembatas. Dia mengatakan, pengamanan ekstra ketat ini dilakukan hanya untuk menetralisir lokasi KPUD Mura yang tengah melaksanakan rapat pleno rekapitulasi surat suara.

Kapolda menimpali, pihaknya bukan melakukan pembelokiran Jalan tapi hanya mengalihkan arus lalulintas.    

Di sekitar halamam sekretariat KPUD Mura disiagakan satu mobil SPKT yang membawa sound system dan memperdengarkan lantunan pengajian.

"Lokasi disini banyak pemukiman penduduk, jadi kita netralisir biar KPU tidak terganggu. Proses Pilkada berawal dari penyelenggara jika tidak benar konfliknya bisa panjang," kata Kapolda Sumsel.     

Dia mengatakan, pihaknya akan  semaksimal mungkin melakukan pengamanan sehingga konflik itu tidak terjadi. Aparat kepolisian telah menjelaskan kepada seluruh para penyelenggara agar tetap propesional.     

"Jika tidak ada masalah di penyelenggara, nanti tinggal permasalahan paslon sama simpatisan. Nah, kami berupaya menekan semua bentuk permasalahan dari hulu," bebernya.  (Cj13/sam/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Protes Keterlibatan TNI di Pilkada Kepri, Kubu SAH Gelar Aksi di KPUD


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler