Pertambangan Minerba Masih Terhambat Perizinan

Senin, 18 September 2017 – 08:20 WIB
Ilustrasi pertambangan. Foto: Jawa Pos.Com/JPNN

jpnn.com, SURABAYA - Pertambangan mineral dan batu bara (minerba) diharapkan dapat lebih memberikan kontribusi kepada pembangunan nasional.

Kasubdit Penyiapan Program Minerba Kementerian ESDM Herry Permana mengatakan, tambang seperti mineral dan batu bara sangat potensial di tanah air.

BACA JUGA: 8 Bulan, Sektor Tambang Sumbang Rp 949 Miliar

Saat ini, cadangan batu bara Indonesia menyumbang 2,2 persen cadangan batu bara dunia atau sekitar 28,45 miliar ton.

Menurut dia, tantangan yang dihadapi adalah kondisi geografis yang mengakibatkan distribusi minerba membutuhkan waktu yang lebih lama.

BACA JUGA: Tetapkan Bupati Bolmong Sebagai Tersangka, Polisi Dinilai Arogan

’’Industri hilir pertambangan di Indonesia belum berkembang sehingga banyak komoditas minerba yang terpaksa diekspor ke luar negeri,’’ kata Herry saat Pelantikan Perhapi Jawa Timur di Surabaya, Sabtu (16/9).

Sementara itu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur I Made Sukartha menuturkan, potensi di Jatim mengenai pertambangan dinilai sangat tinggi.

BACA JUGA: 3 Investasi yang Paling Menarik

Terbukti, banyak pengusaha yang mengajukan permohonan untuk izin pertambangan.

’’Itulah yang terkadang yang menjadi dilema di industri tersebut. Sebab, sampai saat ini, kendala industri itu di sisi perizinan sangat lama,’’ katanya.

Menurut Made, persoalan yang masih menghambat adalah administrasi, mulai perizinan sampai menjelang pelaksanaannya.

’’Pertambangan adalah industri yang paling pelik. Kami masih memikirkan bagaimana mempercepat mengurus perizinan tersebut,’’ ujar Made.

Terlebih lagi, pengurusan perizinan tambang bergeser dari kabupaten/kota ke provinsi sejak 2014.

Dinas ESDM Jatim mengaku menerima setumpuk dokumen yang belum diapa-apakan di kabupaten.

’’Sampai saat ini, ada 900 pemohon yang belum ditangani dan antre untuk mengurus izin usaha tambangnya. Belum ditambah yang baru. Apalagi, yang kami urus bukan hanya pertambangan,’’ papar Made. (car/c22/sof)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Harga Patokan Ekspor Tambang Turun


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler