Pertamina Sumbang 30 Persen Produksi Migas Nasional

Selasa, 02 Januari 2018 – 10:08 WIB
Kantor Pertamina. Foto: dokumen jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Pertamina menjadi penyumbang lebih dari 30 persen produksi minyak dan gas nasional pada 2018.

Hal itu tidak lepas dari keputusan PT Pertamina Hulu Mahakam mengambil alih hak kelola Wilayah Kerja (WK) Mahakam dari Total E&P Indonesie (TEPI).

BACA JUGA: Tarif Listrik dan BBM tidak Naik, PLN & Pertamina Kompak

Pertamina sebelumnya hanya berkontribusi sebesar 24 persen dari total produksi migas di tanah air.

Pada semester pertama 2017, total produksi minyak dan gas Pertamina sebesar 692 ribu barel setara minyak per hari (BOEPD).

BACA JUGA: Herman Khaeron: Bagaimana Nasib Pertamina dan PLN?

Produksi minyak mencapai 343 ribu barel per hari dan gas sebesar 2.022 mmscfd.

Angka tersebut akan terus bergerak naik seiring adanya tambahan produksi migas dari Blok Mahakam.

BACA JUGA: Holding BUMN, Pemerintah Kembali Diingatkan Agar Hati-hati

Direktur Hulu Pertamina Syamsu Alam mengatakan, pihkanya berkomitmen untuk tetap menjaga produksi WK Mahakam yang melewati masa puncak produksi reservoir pada periode 2003–2009 dan mengontrol biaya operasi.

”Sampai hari ini kami telah menuntaskan pengeboran 14 sumur dan akan menyelesaikan sumur ke-15 dalam beberapa hari ke depan,” ujar Syamsu, Senin (1/1).

Sebenarnya, Pertamina berencana mengebor 19 sumur dalam kurun Juni hingga Desember 2017 dengan total dana USD 160 juta.

Namun, hingga akhir Desember, baru terealisasi 15 sumur. Upaya pengeboran oleh Pertamina juga berhasil menekan biaya pengeboran sumur sehingga lebih efisien 23 persen terhadap anggaran.

”Waktu pengeboran pun lebih cepat hingga 25 persen, mendapatkan potensi penambangan cadangan hingga 120 persen, dan menambah ketebalan reservoir 115 persen,” katanya.

Pada 2018, Pertamina bersiap menggelontorkan dana USD 1,7 miliar untuk kegiatan eksplorasi, pengembangan, dan produksi.

Angka tersebut mencakup 69 pengeboran sumur, 132 work over sumur, 5.623 perbaikan sumur, serta POFD 5 lapangan migas di WK Mahakam.

Persetujuan Program Kerja dan Anggaran (WP&B) 2018 oleh SKK Migas menargetkan, produksi Pertamina Hulu Mahakam mencapai 42,01 ribu barel minyak per hari dan 916 mmscf gas per hari.

Pada 2019 Pertamina menargetkan, produksi Blok Mahakam mencapai 1.207 mmscf gas per hari dan 42,005 ribu barel minyak per hari. (vir/c7/fal)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tenang, Tarif Listrik dan BBM Masih Aman Sampai Maret 2018


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler