Petani Muda Banjar Dapat Ilmu Pengetahuan Budi Daya Jamur

Selasa, 23 Mei 2023 – 11:06 WIB
Pelatihan dengan Tema “Pengenalan Kultur Jaringan dan Budi Daya Jamur” bagi wirausahawan muda yang tergabung sebagai Penerima Manfaat (PM) Program YESS diikuti 50 orang dari wilayah Kabupaten Banjar. Foto: Dok. Kementan

jpnn.com, BANJARBARU - Kementerian Pertanian (Kementan) memaksimalkan berbagai program untuk mempercepat regenerasi petani.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan petani-petani muda harus bisa mengambil peran dalam pengembangkan pertanian.

BACA JUGA: Kementan Maksimalkan Persiapan PENAS Petani-Nelayan yang Tinggal Menghitung Hari

"Harapannya melalui petani-petani milenial itu akan muncul inovasi-inovasi lain yang mendorong pertanian modern, sehingga swasembada pangan di negara kita nantinya benar-benar terwujud," kata Mentan Syahrul.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengatakan instansinya siap untuk terus meningkatkan kualitas SDM. Salah satunya dengan regenerasi petani.

BACA JUGA: Kisah Sukses Petani Budi Daya Jamur Tiram

"Kami gerakkan petani milenial melalui balai pelatihan pertanian serta politeknik pembangunan pertanian. Kami ciptakan job seeker dan job creator yang siap memompa kreativitas dan produktivitas," tutur Dedi.

Guna menyukseskan program regenerasi petani di Indonesia khususnya di wilayah Kalimantan Selatan, Kementan melalui Program Youth Entrepreneur and Employment Support Services (YESS) terus melakukan kegiatan-kegiatan pendukung regenerasi petani.

BACA JUGA: Sepak Terjang Pengendali Peredaran 411 Kilogram Sabu-Sabu

Kementan melalui Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Kalimantan Selatan, yaitu Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan Negeri (SMK-PPN) Banjarbaru menggelar pelatihan atau Advanced Training dengan tema “Pengenalan Kultur Jaringan dan Budi Daya Jamur”, bagi wirausahawan muda yang tergabung sebagai Penerima Manfaat (PM) Program YESS.

Kegiatan yang dilaksanakan sejak Jumat (19/5) diikuti 50 orang PM dari wilayah Kabupaten Banjar dan dilaksankan di Aula SMK-PPN Banjarbaru selama dua hari.

Kepala SMK-PPN Banjarbaru Budi Santoso melalui Wakil Kepala (Waka) SMK-PPN Banjarbaru bidang Kurikulum Airin menyampaikan apresiasi terhadap para peserta yang telah hadir untuk mengikuti pelatihan.

“Terima kasih kami sampaikan kepada peserta yang berkenan datang hari ini, hadir untuk mengupgrade diri. Artinya mencoba meningkatkan kapasitas tambahan pengetahuan yang mungkin sebenarnya sudah dimiliki, dan harapannya kita bisa mendapatkan beberapa pencerahan atau adanya masukan-masukan dan ide-ide baru terkait dengan budi daya jamur dan teknik kultur jaringan,” ujar Waka Kurikulum Airin.

Selama dua hari peserta dibekali materi oleh dua orang praktisi.

Adapun materi yang diberikan tak hanya teori, namun disertai dengan praktik langsung aklimatisasi kultur jaringan dan pembuatan baglog sebagai media tanam jamur. (rhs/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pimpinan KKB Pembunuh Anggota TNI dan Polri Ditangkap


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler