Petugas LPSK Sampai Syok Disodori Amplop Setelah Temui Irjen Ferdy Sambo, Tebalnya Sebegini

Jumat, 12 Agustus 2022 – 16:12 WIB
Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu mengatakan petugasnya disodori dua amplop tebal seusai melakukan pertemuan dengan Irjen Ferdy Sambo di Kantor Divisi Propam Polri di Kompleks Mabes Polri, Jakarta Selatan. Ilustrasi Foto : Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Petugas Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sempat disodori amplop tebal sesaat setelah menemui Irjen Ferdy Sambo.

Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu mengatakan petugasnya diberikan amplop berwarna cokelat dalam map.

BACA JUGA: Kemarahan Irjen Ferdy Sambo kepada Brigadir J Berawal dari Informasi Ini, Tak Ada Ampun

Edwin mengatakan sebanyak dua amplop tebal itu diberi seusai melakukan pertemuan dengan Irjen Ferdy Sambo di Kantor Divisi Propam Polri di Kompleks Mabes Polri, Jakarta Selatan.

"Pertemuan di kantor Propam pada 13 Juli 2022. Setelah pertemuan dengan Irjen Ferdy Sambo dan jeda menunggu kedatangan Bharada E," kata Edwin saat dihubungi wartawan, Jumat (12/8).

BACA JUGA: Brigjen Andi Membeberkan Pengakuan Ferdy Sambo, Simak

Edwin menyatakan peristiwa pemberian amplop itu terjadi beberapa hari setelah kabar insiden penembakan yang menewaskan Brigadir J menjadi sorotan publik.

Awalnya, lanjut Edwin, dua petugas LPSK mendatangi Kantor Propam Polri.

BACA JUGA: Kala Petugas LPSK Disodori Amplop Tebal dari Bapak saat Kunjungi Irjen Ferdy Sambo, Hmm

Kedatangan mereka menindaklanjuti permintaan Ferdy Sambo terkait pengajuan permohonan perlindungan keluarga eks Kadiv Propam Polri itu termasuk untuk Bharada E.

Kemudian, salah petugas LPSK menunaikan ibadah di masjid yang berada di Mabes Polri, sedangkan satu orang lainnya berada di ruang tunggu sambil menanti kehadiran Bharada E.

"Pada kesempatan tersebut, salah seorang staf berseragam hitam dengan garis abu-abu, menyampaikan titipan atau pesanan 'Bapak' untuk dibagi berdua di antara petugas LPSK," kata Edwin.

Edwin menjelaskan pesanan yang disampaikan itu berupa map berisikan amplop berwarna cokelat.

"Staf tersebut menyodorkan sebuah map yang di dalamnya terdapat dua amplop cokelat dengan ketebalan masing-masing satu cm," beber Edwin.

Dia menjelaskan petugas LPSK tersebut langsung menolak amplop tersebut dan meminta staf itu mengembalikan titipan kepada "Bapak".

"Petugas LPSK tidak menerima titipan atau pesanan tersebut dan menyampaikan kepada staf tersebut untuk dikembalikan saja," jelasnya.

Edwin juga menyebutkan pihaknya belum dapat memastikan isi dari amplop coklat tersebut.

Edwin juga menyatakan staf LPSK merasa kaget dan syok, sehingga yang bersangkutan tidak menanyakan lebih detail soal isi dalam amplop itu.

"Dikasih begitu saja sudah bikin syok staf LPSK. Enggak terpikir lagi untuk tanya detail dan tahu isinya apa," pungkasnya. (tan/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ferdy Sambo dan Bharada E Bakal Dikonfrontasi di Mako Brimob?


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler