PLN Respon Rembuk Kelistrikan

Berharap Terbangun Dialog Interaktif

Jumat, 11 Juni 2010 – 03:20 WIB

JAKARTA -- Kerja keras Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam memenuhi kebutuhan energi listrik dan" mendistribusikannya kepada masyarakat terus berjalanDi tengah-tengah kerja keras tersebut, guna mempertemukan kepentingan pemerintah, regulator dangan masyarakat maka akan digelar Rembuk Kelistrikan Nasional (RKN) di tiga kota, yakni di Batam yang menjadi repsentatif untuk wilayah Indonesia Barat, Surabaya untuk Jawa Bali, dan Makassar untuk wilayah Indonesia Timur.

Direktur Operasi Indonesia Barat Moch

BACA JUGA: Dana Rp1 M Per Desa Bebani APBN

Harry Jaya Pahlawan memberikan respon positif atas rencana yang digelar oleh Institut Lembang Sembilan (i-L9), dengan dukungan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kementerian Ristek, Bappenas, PLN, DPR RI, dan JPNN ini
Ia menilai Rembuk Kelistrikan Nasional ini sangat penting dan strategis dalam upaya mengatasi krisis listrik

BACA JUGA: LKPP Minta Jatah Remunerasi 2011

Harry Jaya bahkan mengatakan dirinya berusaha untuk mengikuti acara RKN ini setelah selesai rapat di Pontianak awal Juli nanti.

Saat menerima Ketua Panitia RKN Moh
Rapsel Ali yang didampingi Wakil Sekretaris Yaikhul Azhar, Harry mengatakan berharap dari kegiatan Rembuk Kelistrikan Nasional ini terbangun dialog interaktif yang konstruktif antara semua stakeholder, dalam hal ini pemerintah sebagai regulator, PLN sebagai pemegang hak distribusi listrik, dan dunia usaha sebagai elemen pendukung, serta dengan masyarakat secara umum.

Terkait dengan kerja keras PLN untuk mengatasi defisit listrik di wilayah Indonesia Bagian Barat, mulai dari Sumatera hingga Kalimantan Barat, pihak PLN membeli listrik dari excess power dan menyewa pembangkit mesin diesel

BACA JUGA: Inalum Prioritaskan Kebutuhan Dalam Negeri

Pemadaman di wilayah tersebut ditargetkan tuntas Juni ini.

Rembuk Kelistrikan Nasional akan dimulai di Batam pada Sabtu, 3 Juli 2010Akan dibuka Menteri BUMN Mustafa AbubakarPada acara yang digelar di Hotel Nagoya dengan tema "Peluang dan Tantangan Program Pengembangan Kelistrikan Nasional" ini akan tampil sejumlah narasumber di antaranya Dirut PLN Dahlan Iskan yang akan membeberkan master plan pengembangan kelistrikan nasionalNarasumber lainnya dari DPR, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Asosiasi Rekanan Pengadaan Barang dan Distributor Indonesia (Ardin), serta dari Asosiasi Pabrikan Tower Indonesia (Aptindo).

Setelah dari Batam, RKN akan digelar pula di Surabaya pada Sabtu, 17 Juli 2010Di ibukota Jawa Timur itu, Menristek/Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dijadwalkan menjadi pembicara pembukaDirut PLN akan menjadi narasumber dengan presentasi soal program Pemanfaatan Teknologi Energi Alternatif bagi Pengembangan Kelistrikan NasionalNarasumber lainnya yakni DPR, BPPT, dan dari World Bank.

Sementara itu, Kota Makassar akan menjadi kota ketiga tempat pelaksanaan rembuk iniMenteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dijadwalkan sebagai keynote speakerDi Graha Pena Fajar Makassar, Sabtu (31/7) Dirut PLN juga akan tampil sebagai nara sumberDahlan Iskan bakal mempresentasikan Roadmap Pengembangan Infrastruktur Kelistrikan di Kawasan Timur IndonesiaPembicara lainnya berasal dari bank dunia, Bappenas, dan Komisi VII DPR(fis)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pemerintah Siap Kuasai Inalum


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler