Polisi Ini Berniat Menolong, Eh... Malah Kena Begal

Sabtu, 25 Maret 2017 – 03:10 WIB
Begal. Foto ilustrasi: pixabay

jpnn.com, BANDAR LAMPUNG - Seorang anggota Polsek Bahuga, Waykanan, Lampung, Bripka Ts, jadi korban begal bersenpi, Kamis (23/3) sekitar pukul 12.30 WIB.

Tiga pelaku berpura-pura mengalami kecelakaan lalu lintas di jalan. Akibat kejadian ini, korban kehilangan sepeda motornya.

BACA JUGA: Dua Penjambret Ditangkap di Resepsi Pernikahan Tetangga

Peristiwa itu terjadi di Jalan Irigasi di Tanggul Sumberagung, Bahuga. Bripka Ts yang pulang dinas melihat tiga orang tergeletak di tengah jalan.

Tak jauh dari mereka ada sepeda motor. Rasa kemanusiaan polisi tersebut tergerak. Dia berhenti dan turun bermaksud membantu mereka.

BACA JUGA: OMG, Ibu dan Putrinya Dibunuh secara Sadis di Sawah

Saat korban mulai dekat, mendadak satu dari tiga orang mencabut senpi rakitan dan menodongkannya ke kepala Bripka Ts.

Seketika, lelaki yang berpakaian sipil itu sadar dirinya jadi korban para begal. Di bawah ancaman senpi, polisi ini pasrah kendaraannya pindah tangan.

BACA JUGA: Polisi Ini Bersujud Cium Kaki Ibunya di Ruang Sidang

Kapolres Waykanan AKBP Yudi Chandra Erlianto menyatakan anggotanya sedang memburu pelaku. Dia menurunkan Tim Tekab 308.

”Mohon doa semoga pelaku segera tertangkap. Saya imbau warga tidak mudah terkecoh dengan orang yang tidak dikenal, apalagi di tempat sepi agar terhindar dari kejadian yang tidak kita inginkan,” harapnya seperti diberitakan Radar Lampung hari ini.

Atas kejadian ini, dia berjanji memberikan tindakan tegas pada penjahat yang berkeliaran di wilayah kekuasannya. ”Kita tidak segan-segan memberikan tindakan tegas namun tentu saja terukur,” tandasnya.

Terpisah, anggota komisi I DPRD Waykanan Sahdana menyampaikan keprihatinannya atas apa yang menimpa anggota Polsek Bahuga tersebut. Dia meminta polisi lebih tegas agar menimbulkan efek jera.

”Saya juga berharap Polres Waykanan bekerjasama dengan Polres Oku Timur, Sumatera Selatan melakukan patroli rutin di lokasi tersebut,” pintanya.

Menurut dia, Jalan Tanggul Irigasi memang sangat sepi dan jauh dari rumah penduduk. Sehingga benar-benar menjadi surga bagi pelaku kejahatan untuk melakukan aksi mereka.

”Kalau tidak, bisa jadi besok lusa akan ada lagi polisi atau mungkin anggota TNI yang jadi korban begal,” tukasnya.

Di pertengahan tahun 2016, kawanan begal dengan ganas menembak mati korban tepat di kepala di lokasi tersebut.

Namun sampai saat ini Polres Waykanan maupun Oku (Ogan Komering Ulu) Timur yang berbatasan dengan kabupaten tersebut belum berhasil mengungkap siapa pelakunya. (sah/c1/ade)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bambang D.H. Langsung Evaluasi Pengurus PDIP Lampung


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler