Polisi Janji Prioritaskan Bongkar Penembakan Aktivis Antikorupsi

Kamis, 22 Januari 2015 – 13:59 WIB
Polisi Janji Prioritaskan Bongkar Penembakan Aktivis Antikorupsi. Foto Radar Madura/jpnn.com

jpnn.com - SURABAYA - Kapolres Bangkalan AKBP Sulistiyono berjanji akan memprioritaskan pada kasus yang menimpa Mathur Husyairi, aktivis LSM Center Islam for Democration (CIDe) Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Dibantu dengan personel Polda Jatim, polisi pemilik dua melati di pundaknya itu mengatakan akan fokus pada penembakan Mathur yang terjadi pada Selasa (20/1) dini hari WIB.

Sulistiyono mengatakan Sebanyak 12 personel tersebut adalah tim kejahatan dan kekerasan (jatanras) yang di bawah naungan Reserse Kriminal Umum Polda Jatim.

BACA JUGA: Aktivis Antikorupsi Ditembak Pistol Rakitan Kaliber 9 mm

Menurut Sulistiyono, tim tersebut datang untuk mengambil data. Sedangkan, analisis data dilakukan di polda.

“Tim dari polda itu kerjanya tetap dari Surabaya. Mereka datang ke sini hanya untuk mengambil data saja. Namun, untuk info terbaru tetap selalu dikoordinasikan,” kata Sulistiyono seperti yang dilansir Radar Surabaya (Jawa Pos Group), Kamis (22/1).

BACA JUGA: Tersengat Listrik di Masjid, Tukang Bangunan Sempat Kritis

Berkaitan dengan pengumpulan data dan bahan keterangan, dia mengaku bahwa pihaknya sudah memeriksa tujuh saksi. Menurut dia, dari tujuh saksi tersebut, tiga saksi keterangannya berhubungan dengan penembakan.

Penembakan ini juga sorotan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lembaga ini menyesalkan penembakan aktivis antikorupsi itu. KPK mendesak polisi untuk segera mengungkap motif di balik penembakan tersebut.

BACA JUGA: Tangis Histeris Penjual Sayur Keliling saat Satpol PP Beraksi

“Mohon Kapolres Bangkalan segera cari tahu dibantu dengan Kapolda Jatim. Mudahmudahan, dalam waktu dekat kami bisa mengetahui motif penembakan,” kata Wakil Ketua KPK Bambang Widjajanto. (radarsurabaya/awa/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kecelakaan Dwi Putra Buka Persoalan Transportasi Laut di Kaltara


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler