Polisi Malaysia Bantu Kamboja Menjerat Tokoh Oposisi

Selasa, 05 November 2019 – 23:58 WIB
PM Kamboja Hun Sen. Foto: Reuters

jpnn.com, KUALA LUMPUR - Pihak berwajib Malaysia menahan dua tokoh oposisi Kamboja ketika mereka menunggu untuk menaiki pesawat terbang ke Thailand. Penangkapan ini diduga bagian dari konspirasi besar antara sejumlah anggota ASEAN untuk merepresi kelompok oposisi.

Kedua pria berstatus pencari suaka itu ditahan pada Senin (4/11) malam dan hendak dideportasi hari ini. Namun, Kementerian Dalam Negeri dan Departemen Imigrasi Malaysia menarik perintah itu setelah ada imbauan.

BACA JUGA: Kalah Pemilu, Oposisi Bolivia Tuntut Pemilihan Baru

"Saat ini kami berusaha menemui mereka di tahanan dan juga menentukan status mereka. Tetapi kami gembira kementerian itu memilih tidak mendeportasi, saya pikir itu isyarat baik," kata Jerald Joseph dari Komisi HAM Malaysia kepada Reuters.

Pihak berwajib di Malaysia, Vietnam, Kamboja dan Thailand dituding bersekongkol dalam mengatasi para pembangkang politik. Aparat di negara-negara itu akan menahan dan mendeportasi warga negara asing yang dianggap sebagai oposisi oleh pemerintah tetangga, termasuk mereka yang sudah mendapat status pengungsi politik dari PBB.

BACA JUGA: PKS Sambut NasDem dengan Tangan Terbuka Jika Ingin Menjadi Oposisi

Wakil Direktur Human Rights Watch Asia, Phil Robertson mengatakan dua orang Kamboja yang ditahan adalah anggota Partai Penyelamat Nasional Kamboja (CNRP). Perdana Menteri Kamboja Hun Sen telah menyatakan partai tersebut sebagai organisasi terlarang. (ant/dil/jpnn)

BACA JUGA: Kapitra Ampera: FPI dan GNPF Bukan Oposisi


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Malaysia   Kamboja   oposisi   Hun Sen  

Terpopuler