Polisi Usut Kasus Ibu Hamil Meninggal karena Ditolak RSUD Subang, Tega Banget

Selasa, 07 Maret 2023 – 16:12 WIB
Kapolres Subang AKBP Sumarni. (ANTARA/HO-Humas Polda Jawa Barat)

jpnn.com, SUBANG - Ibu hamil bernama Kurniasih (39) meninggal karena diduga ditolak saat membutuhkan penanganan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciereng Subang, Kabupaten Subang.

Polisi mengaku masih mengusut guna mencari titik terang atas permasalahan itu.

BACA JUGA: Pengusutan Kasus Pembunuhan Subang Tak Kunjung Kelar, Apa Kabar Polda Jabar?

Kapolres Subang AKBP Sumarni mengatakan Kurniasih merupakan warga Desa Buniara, Kecamatan Tanjungsiang.

"Kami masih mencari data dan informasi," kata Sumarni saat dihubungi, Selasa.

BACA JUGA: Keluarga Korban Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Kirim Surat ke Jokowi, Ini Isinya

Sumarni menegaskan polisi bisa saja melakukan penindakan hukum jika dalam kasus dugaan penolakan pasien itu ada sesuatu hal yang memiliki unsur pidana.

Apabila terbukti ada pelanggaran dalam kasus itu, menurutnya polisi pun bakal melakukan tindakan hukum sesuai dengan aturan yang berlaku.

BACA JUGA: Marah Letkol Yoga Febrianto Anak Buahnya Dianiaya Ormas Pemuda Pancasila

Namun, sejauh ini menurutnya belum ada pihak yang menyampaikan pelaporan ke Polres Subang atas adanya kasus meninggalnya seorang ibu hamil tersebut. Sehingga ia pun mengaku belum bisa berkomentar lebih jauh.

"Belum bisa kami sampaikan. Belum ada juga yang melapor," katanya.

Sebelumnya kabar terkait ibu hamil yang meninggal dunia karena diduga ditolak di RSUD Ciereng Subang itu disampaikan oleh suaminya, yakni Juju Junaedi.

Juju menyampaikan istrinya itu hendak melahirkan pada Kamis (16/2) karena kandungan telah berusia sembilan bulan.

Namun, istrinya itu, kata dia, mengalami demam serta kejang-kejang sehingga awalnya dibawa ke Puskesmas dan harus dibawa ke RSUD.

Dia pun mengaku istrinya itu masih diterima di ruangan IGD RSUD Subang.

Namun, ketika dialihkan ke ruangan Ponek (pelayanan gawat darurat bagi ibu melahirkan dan bayi baru lahir), Juju mengatakan pihaknya mendapat penolakan.

Sesudah itu, Juju membawa istrinya itu ke daerah Bandung untuk mencari rumah sakit lainnya.

Tetapi, kata Juju, istrinya itu meninggal ketika sedang dalam perjalanan ke Bandung.

"Mudah-mudahan ini kejadian terakhir dan ada perbaikan layanan," kata Juju. (antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Terbongkar Kisah Asmara Kepsek-Siswi SMP Berujung Persetubuhan


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler