Polrestabes Makassar Tangkap 3 Aktivis PMII, Ini Alasannya

Selasa, 08 Maret 2022 – 23:58 WIB
Polrestabes Makassar menangkap tiga aktivis mahasiswa PMII. Foto: Dok Humas Polrestabes Makassar

jpnn.com, MAKASSAR - Polrestabes Makassar menangkap tiga aktivis dari organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang diduga melakukan penganiayaan terhadap anggota polisi. 

Tiga mahasiswa PMII tersebut yakni Kaharuddin, Muhammad Muslim dan Andi Aqsi Ayukumbara. Ketiga terduga pelaku ini diamankan di dua tempat. 

BACA JUGA: PMII Makassar Kecam Kekerasan Polisi terhadap Pedemo di Kantor DPRD

Kanit Jatanras Polrestabes Makassar Iptu Muhammad Afhi Abrianto mengatakan tiga orang mahasiswa yang diduga melakukan pengeroyokan terhadap anggota polisi sudah ditangkap.

"Kami sudah menangkap tiga pelaku penganiayaan terhadap anggota yang menjaga unjuk rasa," katanya, Selasa (8/3) malam.

BACA JUGA: RUU TPKS Disahkan, Kopri PMII Bersyukur dan Siap Kawal hingga Sah Menjadi UU

Iptu Afhi menerangkan penganiayaan terhadap anggota polisi bermula saat mereka melaksanakan pengamanan aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kota Makassar.

Kemudian korban menghalangi peserta aksi untuk membakar ban yang mengakibatkan kemacetan. Aksi itu terjadi ricuh ketika mahasiswa tidak terima dengan larangan polisi.

BACA JUGA: Heboh Perempuan Berjilbab Nikah di Gereja, Romo Benny Sebut Syarat Pernikahan Beda Agama

"Para pelaku mengejar dan melakukan penganiayaan kepada korban yang mengakibatkan luka pada bagian jempol kaki, serta rasa sakit pada bagian dada," tambahnya.

Iptu Afhi menjelaskan, dari interogasi para pelaku mengakui telah menganiaya anggota polisi tersebut. 

"Ketiga pelaku mengakui dan telah melakukan penganiayaan secara bersama-sama terhadap anggota Polri yang melaksanakan pengamanan aksi unjuk rasa," 

Saat ini polisi sudah mengamankan barang bukti. "Kami amankan barang bukti berupa rekaman video saat terjadinyan penganiayaan dan Baju yang digunakan saat kejadian itu," tuturnya. 

Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Lando KS menyebutkan kedua polisi yang tersebut merupakan anggota Polsek Rappocini dan Satintelkam Polrestabes Makassar.

"Dua polisi Dianiaya Saat Amankan Demo Mahasiswa di Makassar, Begini Penyebabnya", kata AKP Lando.

"Akibat kejadian itu anggota polisi mengalami luka terbuka pada tangan kanannya serta lebam di bagian wajah," ungkapnya. (mcr29/jpnn)


Redaktur : Friederich
Reporter : M Srahlin Rifaid

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler