Polri Gagal Tangkap Pemilik Gudang Solar Ilegal

Senin, 22 September 2014 – 13:57 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Anggota Ditreskrimsus dan Gegana Brimob Polda Kepulauan Riau, gagal menangkap Noldy (35), pengusaha yang diduga pemilik gudang BBM jenis solar illegal karena dihalau sekelompok massa yang juga diduga bersama sejumlah oknum TNI dari Yonif  143 Tuah Sakti tadi malam.

Awalnya lima anggota Ditkrimsus yang dibackup 15 Gegana Brimob Polda Kepri hendak menggerebek gudang BBM milik Noldy di PT Bintang Abadi Sukses, di Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung depan Perumahan Umum Cipta Asri atau kurang lebih 500 meter dari Markas Brimob.

BACA JUGA: Pakar Hukum Jagokan Ayah Farhat Abbas Jadi Jaksa Agung

"Anggota kita tersudut sehingga tidak memaksa untuk melakukan penyitaan, pengamanan atau bahkan menangkap orang yang diduga inisialnya N," kata Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Boy Rafli Amar, Senin (22/9).

Boy menambahkan, karena situasi yang tak kondusif anggota kemudian mundur dan kembali ke markas. Saat kembali itulah, kata dia, terjadi kesalahan proses komunikasi di lapangan.

BACA JUGA: Pascabentrok Brimob Lawan TNI, Batam Kondusif

Polri meminta waktu untuk mengusut masalah ini. Yang jelas, kata Boy, pimpinan Polri dan TNI telah melakukan langkah-langkah proaktif di lapangan agar tidak berkembang ke hal-hal yang buruk.

"Kita menyesalkan terjadinya insiden seperti ini. Tentu kita berharap ini dapat diselesaikan dengan mekanisme aturan hukum yang ada," paparnya.

BACA JUGA: Gerebek Gudang BBM Ilegal, Anggota Polri Bentrok dengan Oknum TNI

Seperti diketahui, akibat insiden itu empat oknum TNI tertembak di bagian kaki. Sedangkan satu oknum Polri juga mengalami luka, tapi bukan karena tembakan. "Saya dapat info dari anggota polri juga ada satu, tidak ada luka tembak," papar Boy. (boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Gagal Daftar CPNS, Pelamar Daerah Ngadu ke Panselnas


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler