Polri Lagi Unjuk Gigi Berantas Korupsi

Rabu, 06 Mei 2015 – 18:32 WIB
Foto dok Jawa Pos

jpnn.com - JAKARTA - Langkah Bareskrim Polri yang belakangan agresif menangani kasus-kasus korupsi seperti penjualan kondensat milik negara dan kasus korupsi pengadaan UPS di DKI Jakarta, mendapat penilaian dari Ketua Setara Institute, Hendardi.

Menurut Hendardi, langkah itu seolah ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa Polri juga mampu mengungkap kasus-kasus korupsi yang nilai kerugian negaranya cukup besar.

BACA JUGA: Ini Alasan Polri Bedakan Perlakuan ke Dua Tersangka UPS

“Sikap Polri ini seperti ingin menyampaikan ke publik,  bahwa bukan hanya KPK yang mampu melakukan itu,” ujar Ketua Setara Institute, Hendardi, Rabu (6/5).

Hendardi menduga, cara tersebut juga digunakan Polri untuk memupuk kepercayaan publik, setelah terus menerus citranya tergerus.

BACA JUGA: AKBP Penerima Suap, Perwira Berprestasi tapi tak Sabar

“Saya kira sah-sah saja, namun dalam melakukannya Polri tetap harus konstruktif dengan catatan konsisten dan tidak tebang-pilih,” ujarnya.

Sikap konsisten menurut Hendardi, juga harus diperlihatkan Polri dalam menangani kasus kekerasan yang diduga dilakukan sejumlah anggota Polri.

BACA JUGA: Jelang Reshuffle Kabinet, PDIP Sudah Siapkan Kader

“Sebagaimana disangkakan kepada Novel Baswedan, Polri juga harus memberlakukan hal sama pada kasus-kasus kekerasan lain yang diduga dilakukan anggota Polri,” ujarnya.(gir/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dialog dengan Buruh, Menko PMK Ingatkan Hak-Hak Pekerja Wanita


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler