BACA JUGA: Lukisan Mona Lisa Diserang Lagi
Isinya berbunyi, "Putri-putri Presiden Obama mendapatkan makan siang sehat di sekolahSebuah lembaga non-profit berbasis di Washington DC yang mengkampanyekan reformasi kebijakan nutrisi, seperti diberitakan koran Washington Post, Rabu (12/8), dilaporkan membayar 20 ribu dolar AS untuk dapat memasang poster-poster itu
BACA JUGA: Pegawai Rio Tinto Resmi Ditahan
Mereka bahkan tampaknya telah melakukan lobi istimewa, hingga pihak Metro (pengelola jalur kereta, Red) pun mau menyerah dari aturan ketatnya soal pemasangan poster.Menurut keterangan pihak LSM itu pula, meski Metro mengizinkan tanpa protes, namun tampaknya tidak demikian dengan pihak pemerintah di Gedung Putih
BACA JUGA: Flu Babi Makan Korban Presiden
Namun mereka mengaku menolak.Dijelaskan pula, anak perempuan dalam poster tersebut bernama Jasmine Messiah, seorang vegetarian yang terdaftar di sebuah sekolah umum di Miami-Dade CountySang anak perempuan memang mengaku bahwa dalam menu makan siang sekolahnya tidak disediakan makanan untuk kalangan vegetarian maupun vegan.
Presiden PCRM, Neal Barnard, yang adalah seorang peneliti nutrisi, mengatakan bahwa ia menerima sebuah kontak telepon pada tanggal 4 Agustus (sehari setelah poster itu dipasang, Red) dari pihak Gedung PutihYang berbicara katanya, adalah Associate Counsel (semacam penasehat, Red) Gedung Putih, Karen Dunn, beserta wakilnya, Ian Bassin.
"Mereka orang-orang yang baikSaya menyukai mereka," ujar Barnard"Tapi mereka menelepon sambil mengatakan, 'Tolong turunkan poster-poster ituAnda tak bisa menyebut-nyebut anak Bapak Presiden seperti itu' ..Mereka memandang bahwa mencantumkan putri-putri Presiden (Obama) itu sudah di luar batasMereka bilang bahwa mereka tak akan memperbolehkan penggunaan (nama) anak-anak tersebut," terangnya.
Terhadap kasus ini, salah seorang konsultan politik senior dari Partai Republik, Frank Luntz, mengaku sama sekali tak merasa heran dengan reaksi Gedung Putih"Anak-anak presiden (posisinya) pasti selalu di luar batas," katanya"SelaluTanpa pengecualianTidak ada istilah 'jika', 'dan' maupun 'tetapi'," tegasnya menambahkan.
"Dan meski sementara, hal (kontroversi) ini mampu menarik perhatian terhadap kampanye (poster) tersebut, Gedung Putih bakal membenci organisasi itu karenanyaDan saya pastikan bahwa mereka akan dihukumAnda tidak (begitu saja) 'bermain-main' dengan anak-anak presidenItu (sudah menjadi) sebuah aturan tak tertulis," papar Luntz pula.
Bonnie Angelo, seorang mantan koresponden majalah Time di Gedung Putih, sekaligus penulis buku First Families: The Impact of the White House on Their Lives, juga menyampaikan pandangan yang kurang lebih sama"Saya rasa anda memang tidak bisa menggunakan putri-putri Presiden (Obama) untuk sebuah kampanye - yang bertujuan baik maupun tidak - tanpa mereka benar-benar terlibat di dalamnya (kampanye itu)," tuturnya(ito/JPNN)
BACA ARTIKEL LAINNYA... 700 Korban Topan Ditemukan Selamat
Redaktur : Tim Redaksi