Potongan Kepala Cocok dengan Tamu Kamar 1808

Rabu, 22 Juli 2009 – 16:12 WIB
JAKARTA - Petunjuk siapa pelaku pengeboman di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton makin jelasIni berpedoman pada rilis polisi terkait dengan sketsa kepala pelaku pengeboman, berdasarkan bukti-bukti yang diperoleh dari lokasi kejadian.

Dua sketsa potongan kepala yang ditunjukkan polisi itu, terdiri dari satu potong kepala yang relatif masih terlihat jelas, serta satu lagi yang tak utuh

BACA JUGA: Ditekan Dulu, Baru SBY akan Mau Amandemen

Seperti yang dikatakan salah satu anggota tim forensik, dr Eddy, pihaknya menemukan kecocokan antara serpihan tubuh pelaku dengan bagian-bagian tubuh yang tertinggal di kamar 1808 JW Marriott.

"Salah satu peralatan memiliki kecocokan, sehingga potongan ini (adalah) pelaku di Marriott yang pernah tinggal di kamar 1808," jelasnya, di Media Centre, Kuningan, Jakarta, Rabu (22/7).

Hal senada juga disampaikan pihak Mabes Polri melalui Inspektur Jenderal Nanan Soekarna
Katanya, tubuh yang ditemukan hancur karena bom di JW Marriott itu diyakini sebagai sosok yang selama ini menginap di kamar 1808

BACA JUGA: Polisi Amankan Mertua dan Istri Nordin M Top

"(Sementara) yang di Ritz-Carlton berdasarkan keterangan saksi dan letak bom," lanjutnya.

Dua potongan kepala yang diduga sebagai pelaku bom bunuh diri di Marriott dan Ritz-Carlton itu, kini jadi fokus penyelidikan Polri
"Siapa dua kepala tersebut belum teridentifikasi

BACA JUGA: Menkeu: Mau Kaya, Jangan jadi PNS

Kita sudah melakukan pemeriksaan secara seksama, (termasuk) kepada keluarga-keluarga yang merasa kehilangan keluarganya dalam peristiwa iniTapi, hingga saat ini tidak ada yang cocok (DNA-nya)," tambah Nanan.

Sebelumnya, berdasarkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dari tim DVI (Disaster Victim Identification) yang bertugas melakukan pengenalan kembali pelaku, dugaan sementara pelaku memang melakukan aksi bom bunuh diri(rie/JPNN)

BACA ARTIKEL LAINNYA... SBY Diminta Ingatkan Jaksa Agung dan Kapolri


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler