PPP Bahas Nasib Buruh Migran dengan Partai Pendukung Mahathir Mohamad

Rabu, 10 April 2019 – 23:02 WIB
Partai Amanah Negara Malaysia menemui elite PPP di kantor pusat mereka, Jalan Dipenogoro, Jakarta Pusat, Rabu (10/4). Foto: Istimewa

jpnn.com, JAKARTA - Jelang Pemilu 2019, Partai Amanah Negara Malaysia menemui elite PPP di kantor pusat mereka, Jalan Dipenogoro, Jakarta Pusat, Rabu (10/4). Rombongan partai yang merupakan pendukung Presiden Malaysia Mahathir Muhammad itu dipimpin oleh Ahli Jawatankuasa Biro Partai Raya Amanah Ahmad Termizi Ramli.

Rombongan sendiri diterima langsung oleh Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani dan sejumlah pengurus DPP.

BACA JUGA: Rombongan Muslim Rohingya Mendekat, Malaysia Tingkatkan Patroli

Menurut Termizi, menjelang pemilu Indonesia yang digelar pada 17 April mendatang, dia sengaja bersilaturahmi ke partai berbasis Islam. Dia juga mengaku memperhatikan dinamika perbedaan politik antara umat Islam di Indonesia.

“Kalau ada perbedaan antara partai Islam itu hanya perbedaan ijtihad saja. Masing-masing partai memperjuangkan kepentingan umat dan agama, perlu kerja sama semua,” kata dia.

BACA JUGA: PPP Jadi Inisiator RUU Antimiras

Termizi juga menyebut bahwa Partai Amanah Negara merupakan partai berbasis agama yang juga terus menjalin silaturahmi dengan partai Islam di negara lain, khususnya di Indonesia.

Sementara itu, Wasekjen PPP Achmad Baidowi menyebutkan bahwa pihaknya dengan Partai Amanah merupakan dua partai yang saat ini sama-sama berada di koalisi pemerintah. Partai Amanah merupakan bagian dari pengusung Mahatir Muhammad, sedangkan PPP mendukung pemerintahan Jokowi.

BACA JUGA: Cari Masukan, PPP Temui Pak BJ Habibie

“Pertemuan ini membicarakan nasib buruh migran di Malaysia. Sebagai partai yang sama-sama bagian dari pemerintahan Indonesia dan Malaysia, PPP dan Partai Amanah bisa menjalin komunitasi informal yang kemudian diteruskan ke pemerintah yang berkuasa saat ini,” kata Baidowi.

Pria yang biasa disapa Awiek ini juga menyebut bahwa PPP dan Partai Amanah telah menjalin hubungan yang lama. Pertemuan ini selain bisa mempererat hubungan dua partai, juga mempererat hubungan antardua pemerintahan yang berkuasa.

Awiek berharap pertemuan dua partai berbasis Islam ini bisa menjadi embrio munculnya konfrensi partai-partai berbasis agama di dunia sehingga partai berbasis agama bisa lebih berkontribusi bagi kemajuan suatu negara. (tan/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Foto Bareng di Malaysia, Denny Sumargo dan Chelsea Islan Jadian Nih?


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler