PR Busyro, Bentuk Penyidik Mandiri

Jumat, 26 November 2010 – 21:12 WIB

JAKARTA -- Pengacara senior, Adnan Buyung Nasution berharap, dengan adanya tiga pimpinan baru pada tiga lembaga, yakni Kapolri Jenderal Timur Pradopo, Jaksa Agung Basrief Arief, dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas, ada percepatan pemberantasan korupsiKetiganya harus kompak dan bersinergis.

"Mudah-mudahan mereka bertiga bisa sinergi, tidak perlu ada yang merasa lebih tinggi

BACA JUGA: Jangan Berharap Busyro Main Gebrak

Harus ada teamwork, atau kerjasama, UU termasuk Hukum acara harus kita ubah
Tapi pelan-pelan lah," kata Adnan Buyung Nasution kepada wartawan di Jakarta, JUmat (26/11).

Khusus ke KPK, Buyung mendesak agar segera membentuk tim investigator sendiri, yang tidak tergantung pada kepolisian

BACA JUGA: Jaksa Agung Baru, Kasus Yusril Lanjut

Pasalnya, para penyidik KPK mayoritas dari kepolisian
Begitu pun, jaksa penuntutnya pun dari kejaksaan

BACA JUGA: DPR Yakin Busyro Tak Gagap

Pembentukan penyidik dan jaksa yang mandiri, kata Buyung, sangat penting agar KPK tidak punya ketergantungan kepada instansi lain

"Jangan pinjam dari polisi dan jaksa lagiIni termasuk kesalahan saya dulu, membentuk KPK, kita tidak pikirkan bahwa KPK butuh penyidik-penyidik independenKita pikir pinjem dari polisi bisa lah, yang bersih-bersihTapi kenyataannya malah membuat KPK amat menjadi ketergantungan, dan obyektifitasnya diragukanKarena pemeriksanya separoh kaki di kepolisian, separoh di KPK," ungkapnya(sam/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kasus Gayus akan Dikeroyok


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler