Presiden Instruksikan Perbaikan Gedung Sekolah

Selasa, 16 Agustus 2011 – 19:07 WIB

JAKARTA—Dalam RAPBN 2012 belanja negara ditargetkan mencapai Rp1.418,5 triliunDari belanja tersebut dialokasikan untuk belanja kementerian dan lembaga (KL) sebesar Rp476,6 triliun, belanja non-kementerian dan lembaga Rp477,5 triliun dan transfer ke daerah, Rp464,4 triliun.

Ada tujuh KL yang mendapat alokasi di atas Rp20 triliun dan terdapat beberapa kementerian dan lembaga yang memperoleh alokasi anggaran di atas Rp10 triliun

BACA JUGA: Tiga Menteri Dorong Percepatan Pencairan Dana BOS

Kepada KL yang mendapatkan anggaran besar ini, Presiden SBY pun memasang berbagai target yang harus dicapai.

Misalnya kata SBY, anggaran pendidikan yang terus mengalami peningkatan bahkan melampaui amanat konstitusi
Tahun 2010 lalu, anggaran pendidikan mencapai Rp225,2 triliun  atau 20 persen dari APBN

BACA JUGA: SBY Jamin Semua Anak Miskin Bisa Sekolah

Tahun 2011 jumlah tersebut mencapai Rp266,9 triliun atau 20,2 persen dari APBN dan tahun 2012 direncanakan sebesar Rp286,6 triliun atau 20,2 persen.

‘’Saya sungguh berharap, agar anggaran pendidikan yang besar itu dapat kita gunakan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas jangkauan pemerataan pendidikan,’’ kata SBY dalam pidato RAPBN 2012 di DPR, Selasa (16/8).

SBY mengakui bahwa masih banyak gedung-gedung sekolah yang kurang layak diberbagai pelosok desa
Diharapkan anggaran yang besar bisa memperbaiki sarana prasarana pendidikan ini.

‘’Alokasi anggaran pendidikan juga tetap kita prioritaskan  untuk memberikan Bantuan Operasional Sekolah atau BOS bagi 31,3 juta siswa setingkat SD dan 13,4 juta siswa setingkat  SMP; serta menyediakan beasiswa bagi lebih dari  8 juta siswa miskin pada semua jenjang pendidikan,’’ kata SBY.

Sejalan dengan itu, guna meningkatkan mutu dan kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan Madrasah, pemerintah  memasang target sertifikasi guru sebanyak 90 ribu orang.

Sementara itu, alokasi anggaran pada Kementerian Kesehatan yang juga mengalami peningkatan, diharapkan bisa meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan reproduksi, meningkatkan jumlah Puskesmas di perbatasan dan pulau-pulau kecil terdepan hingga 86 persen, meningkatkan persentase perawatan bagi balita yang bergizi buruk hingga 100 persen.

‘’Serta meningkatkan persentase rumah sakit yang melayani pasien penduduk miskin peserta program Jamkesmas hingga mencapai 85 persen

BACA JUGA: Tenaga TU Kurang, Penyusunan Anggaran Sekolah Lambat

Kita ingin derajat kesehatan masyarakat dapat lebih meningkat di seluruh pelosok tanah air,’’ kata SBY.(afz/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Skenario Pencairan Dana BOS ke Provinsi Tak Bisa Dijalankan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler