Presiden Prancis Bikin Umat Islam Marah, Polres Jakarta Pusat Jadi Repot

Jumat, 30 Oktober 2020 – 19:51 WIB
Emmanuel Macron. Foto: AFP

jpnn.com, JAKARTA - Gegara pernyataan kontroversial Presiden Prancis Emmanuel, aparat kepolisian dari Polres Metro Jakarta Pusat jadi kerepotan. Pasalnya, mereka terpaksa meningkatkan pengamanan di Gedung Kedutaan Besar (Kedubes) Prancis.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto mengatakan, peningkatan pengamanan dilakukan mulai hari ini sampai dengan 2 November 2020.

BACA JUGA: Kirim Surat untuk Macron, Presiden PKS: Ucapan Anda Menyakitkan Umat Islam

“Dari hari ini sampai tanggal 2 nanti ditingkatkan pengamanan. Karena memang akan ada aksi demo,” ujar Heru ketika dikonfirmasi, Jumat (30/10).

Menurut Heru, pemberitahuan aksi demo telah dikirim sejumlah ormas Islam ke Polda Metro Jaya. Kemudian, diteruskan ke Polres Metro Jakpus untuk dilakukan pengamanan.

BACA JUGA: Kecam Macron soal Kartun Nabi, Kemenlu Panggil Dubes Prancis untuk RI

“Tentu kami fasilitasi nanti mereka untuk melaksanakan aksinya," sambung Heru.

Perwira menengah ini menuturkan, sekarang polisi mengerahkan empat Satuan Setingkat Kompi (SSK) atau sekitar 400 personel untuk mengamankan Gedung Kedubes Prancis. Jumlah itu akan ditingkatkan pada hari H aksi.

BACA JUGA: Pernyataan Presiden Macron soal Teror Keji di Gereja Nice, Lagi-Lagi Sebut Islam

"Kami imbau mereka untuk aksi pada 2 November. Namun demikian kami kepolisian tetap melaksanakan antisipasi, fasilitas jaga di sini bila ada aksi-aksi yang tidak terdaftar atau tidak melaporkan diri ke Polda kami tetep coba antisipasi," kata Heru.

Diketahui, pernyatan Presiden Prancis Emmanuel Macron terkait ekstremisme Islam telah menuai reaksi keras dari berbagai negara, terutama negara Arab dan negara mayoritas Islam, termasuk Indonesia.

Macron dianggap telah menghina Islam dan membela penerbitan kartun Nabi Muhammad yang kontroversial. (cuy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler