Presiden Sampaikan Kabar Gembira untuk 12,8 Juta Pengusaha Mikro dan Kecil

Jumat, 30 Juli 2021 – 13:45 WIB
BPUM untuk pengusaha mikro dan kecil mulai dibagikan hari ini. Foto : Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo resmi membagikan Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) untuk 12,8 juta pengusaha mikro dan kecil.

Menurut dia, total anggaran yang disediakan sebesar Rp 15,3 triliun.

BACA JUGA: Kemenkop Sebut Masih Ada Penyaluran BPUM hingga Akhir 2021, Total 3 Juta Usaha Mikro

Pria yang akrab disapa Jokowi itu menyampaikan, bantuan hibah itu akan diberikan Rp 1,2 juta per orang.

"Mulai dibagikan pada hari ini. Kami berharap ini bisa membantu mendorong ekonomi kita semuanya," ujar dia kepada menyerahkan bantuan secara simbolis kepada para pelaku usaha mikro di halaman Istana Merdeka, Jakarta Pusat.

Jokowi menyebutkan 12,8 juta pengusaha kecil yang mendapatkan bantuan terdiri atas dua tahap.

Tahap I sebesar Rp 11,76 triliun bagi 9,8 juta pelaku usaha mikro.

BACA JUGA: Alhamdulillah 2.988 UMKM Terima BPUM, Sebegini Besarannya...

"Tahap II akan disalurkan kepada 3 juta pelaku usaha mikro pada Juli hingga sebelum September 2021, dengan total anggaran sebesar Rp 3,6 triliun," bebernya.

Jokowi menyadari pandemi Covid-19 telah memberikan dampak besar bagi aktivitas perekonomian di berbagai lapisan, mulai dari usaha mikro hingga besar. Kondisi serupa juga dialami pengusaha di seluruh dunia.

Eks gubernur DKI Jakarta itu menilai situasi penyebaran Covid-19 juga berkorelasi erat dengan aktivitas perekonomian masyarakat. Dia mencontohkan, pada Januari-Mei, situasi Covid-19 sudah mulai melandai sehingga aktivitas perekonomian juga turut bergairah.

Namun, setelah itu tanpa diduga muncul varian baru Covid-19, yakni delta yang mengguncang perekonomian global. Situasi tersebut membuat pemerintah mengambil keputusan yang sangat sulit dengan menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

"Begitu virus delta ini muncul juga langsung kasus positif naik secara drastis dan tidak ada jalan lain saat itu karena di Pulau Jawa dan Pulau Bali, kami lihat semua titik semuanya merah, tidak ada yang kuning, sehingga keputusan yang sangat berat kami lakukan, yaitu dengan PPKM Darurat," kata dia.

Jokowi menilai tidak ada cara lain untuk menekan lompatan kasus yang signifikan itu. "Alhamdulillah sekarang paling tidak bisa kami rem, meskipun turunnya pelan-pelan," jelas presiden.

Untuk diketahui, selain dihadiri secara langsung oleh 20 pelaku usaha mikro di halaman Istana Merdeka, acara tersebut juga dihadiri secara virtual oleh sekitar seratus pelaku usaha yang tersebar di Kota Medan, Kota Tasikmalaya, Kota Pasuruan, dan Kota Denpasar. Acara juga digelar dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Turut hadir dalam acara penyerahan BPUM oleh Presiden yakni Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dan Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono. (tan/jpnn)

BACA JUGA: Kabar Baik! BPUM Disalurkan Dalam Tiga Bulan, Masyarakat Tak Perlu Tergesar-gesa


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler