Program Magang Pupuk Kaltim Apprentice Challenge 2021 Ditutup

Kamis, 05 Mei 2022 – 21:20 WIB
PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) menutup program Pupuk Kaltim Apprentice Challenge (PAC) Batch 5 dan PAC MAKMUR 2021, pada Kamis (28/4). Foto dok PKT

jpnn.com, BONTANG - PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) menutup program Pupuk Kaltim Apprentice Challenge (PAC) Batch 5 dan PAC MAKMUR 2021, pada Kamis (28/4).

VP Pengembangan SDM & Organisasi PKT Bondar Priandono, selaku penanggung jawab program menjelaskan, PAC Batch 5 dan PAC MAKMUR berlangsung selama enam bulan, dimulai sejak November 2021 dengan total 42 peserta.

BACA JUGA: Tanpa Obat, Ini 9 Cara Melancarkan Aliran Darah ke Alat Vital Pria, Joss!

PAC Batch 5 diikuti 20 peserta fresh graduate jenjang D3 dan S1, yang merupakan warga asli Bontang, dengan bidang kompetensi Administrasi Keuangan, Pengelolaan SDM, Administrasi Pengadaan Barang dan Jasa, serta Manajemen Pengetahuan dan Pelayanan Produk.

"Seleksi PAC Batch 5 bekerjasama dengan Dinas Ketenagakerjaan Kota Bontang, dengan penempatan di berbagai unit kerja perusahaan," kata Bondar.

BACA JUGA: AP I: Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Tambah 8 Rute Penerbangan Internasional

Sedangkan PAC Makmur diikuti 22 mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian di wilayah Kalimantan, Jawa dan Sulawesi, dengan sistem pemagangan berupa pendampingan langsung Program MAKMUR PKT di lapangan.

Program pemagangan PAC MAKMUR merupakan tindaklanjut kerjasama PKT dengan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, guna menciptakan SDM unggul dengan kompetensi mumpuni dan berdaya saing global melalui pemagangan.

BACA JUGA: Konsisten Terapkan ISO 31000, Pupuk Kaltim Gelar Sharing Knowledge Systemic Risk

Dalam PAC MAKMUR ini para peserta juga mengikuti kompetisi PACMAN (PAC Makmur Idea Exploration) untuk menjaring ide-ide terbaik dari para peserta magang untuk memajukan Program MAKMUR PKT.

"Sesuai tema yang diangkat, kami mendorong peserta magang untuk menyampaikan berbagai ide segar selama berjalannya PAC MAKMUR untuk meningkatkan value dan efektivitas program MAKMUR PKT, sehingga bisa lebih dikembangkan kedepannya," jelas Bondar.

"Melalui dua program ini, kapasitas SDM dan kompetensi masyarakat sesuai bidang ilmu yang dimiliki dapat lebih ditingkatkan, sehingga memiliki nilai manfaat dalam mendorong sektor pertanian dalam negeri," imbuh Direktur Keuangan dan Umum PKT Qomaruzzaman.

Qomaruzzaman berharap dua program tersebut mampu menjawab tantangan dunia kerja dan pertanian Indonesia, karena seluruh peserta telah melalui pendampingan pada tataran teknis untuk peningkatan daya saing dan kompetensi diri.

“Terima kasih kepada PKT yang telah memberi kesempatan magang melalui program ini, karena banyak hal baru yang kami dapat untuk bekal menghadapi dunia kerja," tutur Anggun Maharani, salah satu peserta PAC Batch 5.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kalap Saat Lebaran, Ini 4 Jenis Makanan Penurun Kolesterol Tinggi


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler