Program Penerbangan Ramah Lingkungan, Airbus dan Indonesia Jalin Kemitraan

Selasa, 04 Oktober 2016 – 04:33 WIB
Ilustrasi. Foto dok JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Airbus bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Indonesia telah meluncurkan sebuah kemitraan jangka panjang.

Itu dilakukan untuk mengurangi dampak industri penerbangan terhadap lingkungan.

BACA JUGA: Kembangkan Kereta Bandara di Solo, 3 BUMN Bakal Bentuk Joint Venture

Perjanjian ini ditandatangani pada ICAO World Aviation Forum on Aviation Partnerships for Sustainable Development di Montreal, Kanada.

"Program ini meliputi penawaran layanan dan keahlian khusus dari Airbus untuk membantu mewujudkan penerbangan yang lebih ramah lingkungan," ujar Airbus Head of Environment Jean-Luc Tauipiac.
 
Selain itu, kemitraan jangka panjang ini diyakini juga akan memanfaatkan semaksimal mungkin potensi pesawat generasi terbaru Airbus, serta kinerja operasional yang telah dioptimalisasi, untuk memangkas penggunaan bahan bakar dan tingkat kebisingan.

BACA JUGA: Cari Batik, 50 Ribu Orang Kunjungi Thamrin City Tiap Hari

"Kemitraan ini juga dapat mendatangkan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan di bidang-bidang seperti inventarisasi dan sistem pemantauan data emisi sebagai persiapan dalam mengimplementasi ICAO Global Market Based Measure," tutur dia.

Sementara, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Indonesia Suprasetyo menambahkan, Indonesia berkomitmen mengurangi dampak lingkungan industri penerbangan dan mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam seluruh aspek pertumbuhannya.(chi/jpnn)

BACA JUGA: Penjualan Tenaga Listrik PLN Naik Rp 3,2 triliun

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tiga BUMN ini Bakal Kembangkan Kereta Bandara di Solo


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler