Propam Belum Periksa Atasan Brimob-Sabhara yang Bentrok

Kamis, 25 Juli 2013 – 19:58 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Penyerangan oleh 30 anggota satuan Brigade Mobil (Brimob) Srondol, Jawa Tengah ke markas satuan Sabhara Polda Jawa Tengah di Mijen, Semarang tadi malam dipicu persoalan pribadi. Saat ini Propam Polda Jateng masih memeriksa para pelaku termasuk pesan di Blackberry Messenger (BBM) yang dijadikan bukti.

"BBM itu adalah barang bukti yang perlu diperiksa siapa pemilik dan yang mulai (menyebarkan). Jadi belum sampai pada siapa yang akan jadi tersangka," kata Kadiv Humas Polri, Irjenpol Ronny Sompie, Kamis (25/7).

BACA JUGA: Lagi, Ruhut Serang FPI

Menurut Ronny, anggota Brimob yang datang ke markas satuan Sabhara Polda Jateng malam itu menanyakan Bripda Fahri, yang disebut pengirim pesan tersebut. Sedangkan penerimanya belum diketahui karena yang mendatangi markas Sabhara mencapai 30 orang.

"Ini masalah guyonan, tidak ada kaitan dengan masalah sat Brimob dengan Sabhara. Ini permasalahan yang sifatnya pribadi," jelasnya. Informasinya Fahri mengirimkan pesan tersebut kepada teman satu angkatannya yang bertugas di Brimob. Jadi sebenarnya mereka saling kenal.

BACA JUGA: Ini Identitas Dua Orang yang Ditangkap KPK

Terkait komandan kedua satuan di internal Polri itu apakah akan ikut dimintai pertanggung jawaban dan diperiksa, Ronny mengatakan saat ini penyidik masih fokus pada pemeriksaan anggota.

"Nanti kita lihat berjenjang komandannya, pengawasan dan pengendalian. Itu pasti ditanyakan pada pimpinannya," tambah Ronny sembari mengatakan dalam insiden tadi malam, Brimob belum bertemu Fahri, dan di antara korban luka juga tidak ada nama Fahri. (fat/jpnn)

BACA JUGA: Mendagri Akui Tak Gampang Bubarkan FPI

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pegawai Mahkamah Agung Turut Diringkus KPK


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler