Sebuah teleskop canggih yang ditempatkan di gurun Australia Barat berhasil menemukan galaksi yang berjarak hampir lima miliar tahun cahaya.


Serangkaian cakram satelit ASKAP mengarah ke langit malam di Timur Laut Geraldton.

BACA JUGA: Jumlah Mahasiswa Teknik Perempuan di NSW sangat Rendah

 Enam cakram satelit di kawasan bergelombang radio yang tenang di daerah Murchison, Australia Barat (WA)  telah berhasil mendeteksi sinyal samar dari galaksi yang terbentuk miliaran tahun yang lalu, sebelum kelahiran sistem tata surya. Satelit ini merupakan bagian dari Proyek Australia Square Kilometer Array Pathfinder (ASKAP), yang sedang dibangun di sebuah stasiun pastoral hampir 400 kilometer dari Geraldton. Kepala Astrofisika CSIRO,  Simon Johnston mengatakan Ia berharap penemuan inovatif lainnya akan berhasil dibuat setelah 30 buah satelit lainnya berhasil dioperasikan tahun depan. "Ini adalah semacam puncak gunung es dari apa yang kita hendak temukan," kata Dr Johnston. "Pada akhirnya nanti kita akan menemukan ribuan  hal-hal semacam ini, dan gagasannya adalah hendak mempelajari evolusi melalui seluruh usia alam semesta. "Bagaimana galaksi terbentuk, bagaimana mereka berubah dan bagaimana mereka menjadi galaksi yang kita lihat hari ini?" Dr Johnston mengatakan penemuan ini memberinya keyakinan bahwa ASKAP akan mampu mendeteksi galaksi yang terlihat oleh teleskop lain. "Ini adalah salah satu dari jarak terjauh yang [sinyal] telah berhasil terdeteksi, sehingga kami sangat gembira tentang hasil ini," katanya. Dia mengatakan wilayah Murchison adalah situs gelombang radio yang paling tenang di dunia untuk melakukan pekerjaan astronomi. "Lingkungan gurun merupakan hal yang sangat kami butuhkan, kami ingin berada sejauh mungkin dengan manusia," kata Dr Johnston. "Sebagian besar tempat di dunia kita tidak bisa mendeteksi sinyal ini, karena semua orang menggunakan ponsel mereka dan itu menghalangi semua sinyal. "Ada banyak sinyal radio yang terjadi di sekitar rawa sinyal kecil kami dari galaksi yang jauh. "Kami sangat gembira tentang hasil ini karena menunjukkan potensi dari situs gurun di WA ini untuk benar-benar melakukan ilmu pengetahuan yang sangat baik." Penemuan ini dijadwalkan akan diumumkan dalam Rapat Astronomi Nasional di Inggris 


Gambar sebelumnya yang diambil oleh teleskop ASKAP selama 12 jam menunjukan sejumlah galaksi jauh.

BACA JUGA: Sudah Waktunya Aturan Puasa Sebelum Operasi Ditinjau Kembali

BACA JUGA: Umat Muslim Indonesia di Australia Kuatkan Persaudaraan Lewat Ramadan

BACA ARTIKEL LAINNYA... 11 Profesional Muda Bawa Nama Indonesia di Forum 5 Negara MIKTA

Berita Terkait