PSK Asing Beroperasi di Batam, Begini Tanggapan Imigrasi

Jumat, 28 Oktober 2016 – 19:38 WIB
Ilustrasi. foto: dokumen JPNN

jpnn.com - BATAM - Kebijakan bebas visa yang diberitakan pada 169 negara mampu mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan asing ke Batam, khususnya Indonesia.

Seiring meningkatnya kunjungan wisman tersebut, tidak menutup kemungkinan jumlah pekerja seks komersial (PSK) asing juga menjadi bertambah di kota Batam.

BACA JUGA: Dedi Mulyadi Bantu Sembuhkan Orang Gila di Tasikmalaya

Bisa jadi awalnya hanya sekadar melancong, namun lama-lama melanjutkan pekerjaanya sebagai PSK di Indonesia.

Kepala Imigrasi Kelas I Khusus Batam, Teguh Prayitno, tak menafikan informasi itu. Bahkan menurutnya, peluang masuknya PSK asing memang menjadi terbuka lebar.

BACA JUGA: Kembali Jadi Warok, Istri Jarang Dibelai

Bahkan, PSK asing yang disinyalir beroperasi di Batam bukan melalui Batam tapi melalui daerah lain di Indonesia.

“Mereka tak masuk lewat Batam, melainkan melalui Jakarta. Visa ini yang masih kita selidiki,” ujar Teguh Prayitno, seperti diberitakan batampos (Jawa Pos Group) hari ini.

BACA JUGA: Pengumuman! Taksi Online Bakal Wajib Berstiker

Salah satu upaya bisa mengurangi prostitusi yang melibatkan WN asing itu, adalah melalui razia. ”Dalam waktu dekat kita akan razia,” ujarnya.

Razia ini bukan hanya yang berstatus Pencari Suaka (Asylum Seeker) saja, termasuk juga mereka yang sudah refugee, akan didata satu per satu.

“Datanya sudah ada, namun mengenai posisi pasti masih kita selidiki,” ucapnya.

Terkait pengawasan, Teguh mengaku akan memperketat pengamanan di pintu masuk Batam. Mulai dari bandara, pelabuhan, sampai pada pelabuhan-pelabuhan tikus. 

Dalam penanganannya, ia mengaku bekerjasama dengan instansi dan pihak-pihak terkait.

“Pengawasan akan diperketat dan pemerintah pusat pun ikut mendukung,” katanya.

Selain PSK asing, imigran asal Timur Tengah yang berada di Taman Aspirasi Batamcentre juga jadi pekerjaan rumah imigrasi. 

Bagaimana tidak, selama empat bulan saja, mereka yang tinggal menetap di Taman Aspirasi jumlahnya terus bertambah.

“Juni 2016 lalu masih 11 orang, sekarang sudah 103 orang. Kita terus awasi jumlahnya,” kata Teguh.(rng/ray/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kesal Pensiun Istri Tak Pernah Terima, Wilson Nekat Bakar Rumah Sendiri


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler