Ramani Nekat Bakar Motornya di Kantor Gojek Baru

Senin, 16 Oktober 2017 – 23:15 WIB
Seorang warga berusaha memadamkan api yang membakar sepeda motor yang dibakar sengaja oleh pemiliknya di depan kantor Gojek di komplek Ruko Niaga Mas Batamcenter, Senin (16/10). Foto: cecepm/jpg

jpnn.com, BATAM - Seorang tukang ojek pangkalan di kota Batam, Kepri, nekat membakar sepeda motornya lantaran kecewa dengan ketidaktegasaan Pemko Batam dalam menindak ojek online.

Kejadian menghebohkan itu terjadi di Komplek Ruko Grand Niaga Mas Blok B, Batamcenter, Senin (16/10) sekitar pukul 11.00 WIB.

BACA JUGA: KEK Jalan Terbaik untuk Masalah Batam

Aksi nekat Muhammad Ramani berawal dari informasi bukanya kantor Gojek baru di Komplek Ruko Grand Niaga Mas Blok B no 53 Batamcenter.

Padahal setahunya, Kantor Gojek di kawasan Pelita telah disegel tim penertibaan Pemko Batam sekitar dua minggu lalu.

BACA JUGA: Batam Didorong Jadi Tujuan Wisata Nomor 2 di Indonesia

Bermodal informasi, dia datang ke lokasi pada hari Sabtu (14/10), namun sayang ruko yang dimaksud tutup. Karena penasaraan, Senin (16/10) Ramani kembali datang ke komplek ruko tersebut. Di lokasi, Ramani mendapati keramaian.

"Katanya ada ulang tahun gojek, makanya di sana ada syukuran," terang Ramani yang sempat diamankan di Pos Sekuriti Komplek ruko tersebut.

BACA JUGA: Pencinta Sepak Bola Kepri Gali Ilmu dari Indra Sjafri

Hati Ramani saat itu berkecamuk. Dia tak terima dengan dibukanya Kantor Gojek baru yang telah dilarang Pemko beroperasi karena tak memiliki izin.

Kesal dengan apa yang dia lihat, Ramani mengirim pesan singkat ke Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan juga Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Yusfa Hendri.

"Di sana kantornya disegel, tapi ternyata bukannya di sini. Saya langsung laporkan hal ini kepada Wali Kota dan Kadishub," terang Warga Akutahu Seipanas ini.

Namun pesan singkatnya tak direspon sama sekali oleh Wali Kota dan Kadishub. Padahal, dia telah menunggu satu jam untuk bisa mendapat balasan pesan singkat yang dikirim.

"Satu jam saya kirim, tapi tak dibalas. Jujur saya kesal dan kecewa. Janji mereka palsu," ujar Ramani.

Bermodal nekat, dia langsung membuka jok sepeda motornya Honda Revo BP 8027 FO yang tengah parkir di depan kantor Gojek baru.

Dia buka penutup tangki dan menyalakan api pada selembar koran. Koran yang telah terbakar itu dimasukan ke dalam tangki. Api pun menyala di dalam tangki sepeda motor.

"Ini wujud protes dan kecewa saya kepada mereka. Saya tak menyesal membakar motor. Biar saja, biar mereka tahu betapa kecewanya saya," imbuh pria yang sempat menjadi Ketua Aliansi Ojek Pangkalan Batam ini.

Kobaran api sempat membuat sejumlah warga yang berada di lokasi panik. Warga juga sempat menendang sepeda motor dengan maksud memadamkan api. Bukannya mati, api malah semakin membesar.

Sontak, beberapa warga langsung mengambil air untuk memadamkan api. Keinginan warga memadamkan api sempat dihalangi Ramani. Namun Ramani kalah jumlah oleh warga dan api akhirnya pada setelah habis membakar sepeda motor.

"Apa gunannya saya punya motor tapi tak bisa cari uang. Gojek ini sudah mematikan usaha saya yang memang sebagai tukang ojek. Jangankan untuk hidup, untuk makan saja sekarang saya susah," imbuh Ramani.

Usai diamankan di Pos Sekuriti, Ramani pun langsung dibawa ke Polsek Batamkota untuk dimintai informasi.

Sementara, Qori salah satu manajemen Gojek Batam enggan berkomentar banyak. Menurutnya, konfirmasi terkait kejadian hanya pusat yang bisa menjawab.

"Kami tak punya wewenang menjawab. Tanya pusat saja. Tentang kejadian ini, kami akan buat laporan polisi," pungkas Qori. (she)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Setahun Buronan, Koruptor Ini Akhirnya Tertangkap di Jaktim


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Ojek Pangkalan   Gojek   Batam  

Terpopuler