Ratusan Pesilat Berbuat Rusuh, Tabrak dan Aniaya Polisi

Jumat, 26 Mei 2023 – 04:46 WIB
Polres Jombang saat gelar perkara kasus yang melibatkan oknum pesilat di Jombang, Jawa Timur, Kamis (25/5/2023). ANTARA/ HO-Polres Jombang

jpnn.com, JOMBANG - Terlibat pengeroyokan dan perusakan, 119 orang pesilat dari dua perguruan silat di Kabupaten Jombang ditangkap aparat kepolisian.

Para pesilat yang ditangkap itu ada anak-anak dan sudah dewasa.

BACA JUGA: 2 Kelompok Perguruan Silat Terlibat Bentrok di Madiun

"Polres Jombang dan polsek jajaran mengamankan total 119 oknum pesilat dengan rincian anak-anak 84 orang dan dewasa 35 orang," kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Jombang AKP Aldo Febrianto, Kamis.

Dia menjelaskan kejadian itu berawal adanya ratusan pesilat dari dua perguruan silat melakukan konvoi dari wilayah Sidoarjo menuju ke Mojokerto.

BACA JUGA: Polisi Tegas, 28 Pesilat Pembuat Onar Tetap Diproses Hukum

Pada saat sampai di Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang, rombongan konvoi itu berulah melakukan penganiayaan terhadap masyarakat maupun anggota polisi yang sedang melaksanakan pengamanan dan penyekatan di wilayah Kecamatan Kudu.

Dua anggota polisi yang sedang bertugas menjadi korban. Yang pertama mengalami luka pada bagian kaki akibat ditabrak oknum pesilat yang menerobos petugas saat mengadang rombongan.

BACA JUGA: Bangunan 22 Ruko di Pluit Melanggar Aturan Dibongkar Paksa

Sedangkan korban yang kedua dikeroyok oknum pesilat saat melakukan penyekatan.

"Saat itu anggota sudah menjelaskan polisi, tetap saja dikeroyok," kata dia.

Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka lebam pada bagian wajah dan harus menjalani rawat inap di rumah sakit.

Selain melakukan pengeroyokan, mereka juga merusak sepeda motor milik masyarakat yang sedang lewat, merusak mobil patroli polisi hingga kaca depan pecah serta merusak pos sekuriti salah satu pabrik di Kecamatan Kudu hingga kacanya pecah.

Dari hasil pemeriksaan, terdapat delapan orang yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka. Mereka diduga melakukan penganiayaan untuk mencari sasaran oknum perguruan lain.

"Saat ini sudah ada delapan yang ditetapkan jadi tersangka," kata dia.

Selain itu, polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti seperti tiga ruyung, satu bilah pedang, 45 unit kendaraan sepeda motor dan batu dengan berbagai ukuran.

"Para tersangka masih ditahan di Mapolres Jombang untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata AKP Aldo. (antara/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pasangan Kekasih Ini Pembunuh Sadis


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler