jpnn.com, PALEMBANG - Pelatih Rahmad Darmawan menegaskan anak asuhnya tidak perlu berebutan untuk menjadi kapten di tubuh Sriwijaya FC.
Menurut pria yang akrab disapa RD ini bahwa siapapun yang terpilih untuk menjadi komandan di atas lapangan harus punya komunikasi yang baik.
BACA JUGA: Gagal di Piala Presiden, Persib akan Datangkan Pemain Baru
Baik antar pemain, juga ke pelatih.
“Jadi jangan dibuat mereka main di Sriwijaya untuk rebutan kapten. Tidak penting itu,” kata Rahmad.
BACA JUGA: Drawing Delapan Besar Piala Presiden Digelar 31 Januari
Karenanya, dia sengaja menyiapkan kapten sekaligus wakilnya. Dengan clue, kombinasi lokal dan asing yang diharapkan bisa mengakomodir semua pemain. Saat ini Sriwijaya FC punya beberapa opsi.
Mulai dari Yu Hyun Koo yang merupakan kapten Sriwijaya FC di musim sebelumnya. Sampai Hamka Hamzah yang langsung menjadi kapten di pertandingan perdananya bersama tim laskar Wong Kito saat menghadapi PSMS Medan, lalu.
BACA JUGA: RD Akui Belum Menemukan Komposisi Starting Eleven Ideal
Dua nama itulah sepertinya yang ditunjuk Rahmad untuk memimpin skuat Jakabaring musim depan. Meski ada beberapa nama lain yang punya kualitas dan jam terbang yang telah mumpuni untuk memimpin tim.
“Memang idealnya (komando, red) muncul dari pemain yang punya visi luas, semisal pemain belakang dalam sebuah tim. Tapi sekali lagi hal ini bukan yang terpenting, karena kekompakan dan chemistry bisa dibentuk di dalam dan diluar lapangan,” jelasnya.(aja)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Hanya Bio Paulin yang Belum dapat Perpanjangan Kontrak
Redaktur & Reporter : Budi