Rekam Tetangga Mandi dan Minta Dilayani, Oknum Satpam Bank Langsung Digulung

Jumat, 25 Maret 2022 – 21:01 WIB
Oknum satpam mesum diciduk. Foto ilustrasi: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, SAMARINDA - Oknum satpam bank di Samarinda, Kalimantan Timur harus berurusan dengan kepolisian karena merekam tetangga yang sedang mandi.

Tak hanya itu, pelaku berinisial TO itu memaksa korban untuk melayani nafsu bejatnya.

BACA JUGA: Kawanan Perampok Bersajam Beraksi, Satpam Disekap di Gudang, Kerugian Rp 400 Juta

TO coba mengancam korban akan menyebarkan video jika tak mau melayaninya.

Akibat ulah bejatnya tersebut, pria 28 tahun itu kini mendekam di tahanan Polsek Samarinda Ulu.

BACA JUGA: Polisi Gerebek Hotel di Cikini, Belasan Wanita Diamankan, Barang Buktinya, Astaga!

Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ulu Iptu Fahrudi mengatakan aksi pelaku merekam korban yang sedang mandi itu terjadi dua tahun lalu.

Video itu disimpan dan belakangan dimanfaatkan pelaku untuk mengajak korban berhubungan badan.

BACA JUGA: Polisi Gulung 2 Begal Sadis di Bekasi, AS DPO, Siap-Siap Kamu!

"Korban sudah menikah, dia tetangganya pelaku. Pelaku merekam dua tahun yang lalu saat korban masih lajang. Korban tidak pernah tahu sudah direkam pelaku," ucap Iptu Fahrudi saat dikonfirmasi JPNN.com, Jumat (25/3).

TO mulai melancarkan niat busuknya pada Kamis (18/3) lalu.

Pelaku menghubungi korban dengan mengirimkan pesan lewat WhatsApp.

Saat itu, TO mulanya menyampaikan sebuah pengakuan kepada korban.

"Pelaku mengaku memiliki rekaman video korban yang sedang mandi. Untuk meyakinkan dia kirimkan screenshot video itu ke korban," terang Iptu Fahrudi.

Korban yang terkejut melihat dirinya dalam keadaan separuh telanjang, lantas meminta TO untuk menghapusnya.

Alih-alih menuruti permintaan korban, TO malah mengancam akan menyebarkan video itu.

"Kalau tidak mau disebar, korban harus mau diajak berhubungan badan dahulu," tambah Iptu Fahrudi.

TO sempat berpikir kalau korban akan semudah itu mau menuruti permintaan mesumnya tersebut.

Padahal tidak. Korban yang geram malah datang ke rumah TO pada keesokan harinya.

Saat itu korban tidak datang sendirian. Dia ditemani sang suami, orang tuanya, juga polisi.

TO hanya bisa pasrah ketika korban yang emosi membongkar semua bukti-bukti perbuatan mesumnya.

"Pelaku mengakui perbuatannya, kemudian kami bawa ke Polsek Samarinda Ulu untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," jelas dia.

TO digelandang petugas dengan sejumlah barang bukti.

"Pelaku bersama barang bukti berupa handphone sudah kami amankan, untuk sementara pelaku masih dilakukan pemeriksaan," pungkas Iptu Fahrudi. (mcr14/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Polri Pastikan Pergantian Seragam Tak Membebani Satpam


Redaktur : Rasyid Ridha
Reporter : Arditya Abdul Aziz

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler