Rekomendasi Kendaraan Listrik Pembelah Kemacetan Jakarta

Kamis, 03 Januari 2019 – 11:48 WIB
FUV Arcimoto. Foto: 1st

jpnn.com - Pabrikan kendaraan listrik dari Oregon, Amerika Serikat, Arcimoto, rencananya akan memulai produksi Fun Utility Vehicle (FUV) dalam skala besar pada awal tahun ini.

Seperti dilansir Ride Apart, Kamis (3/1), langkah itu diambil karena Arcimoto telah menerima suntikan dana investasi sekitar USD 4,5 juta atau sekitar Rp 65 miliar.

BACA JUGA: Kendaraan Listrik Rentan Diretas Lewat Alat Pengecas

FUV adalah kendaraan roda tiga yang menunjukkan garis abu-abu antara mobil dan motor. Tidak seperti kendaraan seperti Slingshot Polaris, Fun Utility Vehicle Arcimoto mempertahankan setang dan kontrol sepeda motor, menempatkannya tepat ke dalam kategori sepeda motor dari sudut pandang operasional dan hukum.

Namun, fitur-fitur seperti bucket seat, sabuk pengaman dan roll cage yang memungkinkan interior tertutup, memberikan beberapa fasilitas mobil. Arcimoto telah mengerjakan prototipe FUV yang sebelumnya disebut SRK.

BACA JUGA: Pemerintah Akui Infrastruktur jadi Kendala Mobil Listrik

President and Founder Arcimoto Mark Frohnmayer mengatakan, telah menerima pengiriman kendaraan produksi pertama tahun lalu. Model kedua dikirim kepada aktor Nathan Fillion, yang menganggapnya sebagai pesawat ruang angkasa yang selalu diinginkannya.

Adapun pendanaan segar tersebut berasal dari FOD Capital, LLC. Modal itu akan digunakan untuk mengatur jalur produksi, membangun FUV dalam skala besar, memenuhi 3.250 pre-order pelanggan serta melebarkan bisnis ke layanan penyewaan.

BACA JUGA: Kemenperin Tak Mendorong ke Kendaraan Listrik Penuh

"Pembiayaan ini akan memungkinkan Arcimoto mengambil langkah kritis berikutnya, pembuatan semi-otomatis, perakitan dan pengiriman kendaraan ritel pertama kami," kata Mark Frohnmayer.

Dia menambahkan, dengan permintaan global untuk kendaraan listrik yang semakin cepat, pihaknya yakin bahwa visi Arcimoto sebagai perusahaan yang menghasilkan kendaraan listrik EV, efisiensi dan jejak kaki kecil yang dirancang untuk mengemudi setiap hari tepat waktu di kepadatan lalu lintas atau jalan sempit.

FUV Arcimoto bukan skuter, tapi itu hal yang baik bagi pelanggan di Amerika yang mengharapkan kinerja unggul.

Desain penggerak roda depan dua motor membuat kendaraan roda tiga itu dapat berlari dari nol hingga 60 dalam waktu 7,5 detik dan mencapai kecepatan tertinggi 80 mph. Kendaraaan itu juga memiliki jangkauan maksimum 130 mil.

Arcimoto bukan satu-satunya perusahaan kendaraan listrik yang mencari dana akhir-akhir ini. Pabrikan skuter listrik Belanda, Etergo juga memperoleh sekitar USD 11 juta dari pabrikan mobil yang tidak disebutkan namanya untuk memasukkan AppScooter ke dalam produksi.

Sementara itu, pabrikan Taiwan Gogoro bermitra dengan Yamaha untuk mengembangkan skuter listrik juga jaringan pertukaran baterai yang luas. (mg9/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Peraturan Kendaraan Listrik Tinggal Tunggu Hitungan Pajak


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler