Rekor Makan Gudeg Terbanyak, 4.300 Porsi!

Senin, 14 Agustus 2017 – 08:18 WIB
Gudeg khas Jogjakarta. Foto: JPG

jpnn.com, YOGYAKARTA - Jogjakarta kembali didaulat menjadi lokasi pemecahan rekor. Kali ini untuk kategori makan gudeg terbanyak yang digelar di Alun-Alun Utara kemarin (13/8).

Makan bareng 4.300 porsi gudeg tercatat sebagai rekor ke- 8.027 Museum Rekor-Dunia Indonesia (Muri).

BACA JUGA: Mitos Munculnya Bola Api Pemicu Aksi Bunuh Diri

Bagi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk selaku penyelenggara, prestasi tersebut menjadi rekor keenam dari Muri.

Pencatatan rekor makan gudeg terbanyak merupakan rangkaian acara Pesta Rakyat Istimewa.

BACA JUGA: Syukurlah...Semen di Puncak Papua Turun Harga Jadi Rp 1 Juta

Tujuannya, menyemarakkan program BUMN Hadir untuk Negeri dalam rangka perayaan HUT Ke-72 Proklamasi Kemerdekaan RI.

Plakat rekor Muri diserahkan Deputi Manager Muri Ariani Siregar kepada Direktur Utama BNI Achmad Baiquni.

BACA JUGA: Pak Kades jadi Tersangka Korupsi Dana Desa

"Pemecahan rekor ini menjadi sangat istimewa karena DIJ merupakan wilayah pertama BNI didirikan," ucap Baiquni.

Dipilihnya gudeg sebagai objek pemecahan rekor bukan tanpa alasan. Sebagaimana diketahui, menu tradisional berbahan utama nangka muda tersebut merupakan kuliner khas Jogjakarta.

Selain itu, Baiquni menilai setiap masakan tradisional mampu berkontribusi untuk menyukseskan program pemerintah menuju ketahanan dan kemandirian pangan nasional.

Hal tersebut selaras dengan prioritas nasional yang ditetapkan pada Nawacita Presiden dan Wakil Presiden RI serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 yang salah satunya mengedepankan kedaulatan pangan.

Dalam kesempatan itu, Gubernur DIJ Hamengku Buwono (HB) X menuturkan, penguatan pilar-pilar ketahanan pangan bisa ditempuh melalui beberapa sasaran.

Misalnya, meningkatkan ketersediaan pangan yang bersumber dari produksi dalam negeri.

"Pemecahan rekor Muri ini menjadi salah satu bukti kuatnya produksi pangan lokal di DIJ.

Jadi, pencapaian untuk memperkuat ketahanan pangan dapat terwujud secara nyata," katanya.

Selain makan gudeg terbanyak, acara tersebut dimeriahkan dengan kegiatan jalan sehat, hiburan anak, pasar murah, dan pentas angklung.

Pasar murah menyediakan sekitar seribu paket sembako. Tiap paket senilai Rp 140 ribu cukup ditebus dengan harga Rp 25 ribu, khusus bagi warga penerima manfaat. (pra/ita/yog/c18/ami/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Rokok dan Obat Kuat Calon Jemaah Haji Disita Petugas


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Gudeg  

Terpopuler