Respons TKN soal Video Ma'ruf yang Ucapkan Selamat Natal

Kamis, 27 Desember 2018 – 06:55 WIB
KH Ma'ruf Amin. Foto: Fathan Sinaga/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Tim Kampanye Nasional Joko Widodo - Ma'ruf Amin (TKN Jokowi - Ma'ruf) angkat suara terkait video viral calon wakil presiden nomor urut dua Kiai Ma'ruf soal pengucapan selamat Natal.

Menurut Wakil Ketua TKN Arsul Sani, video yang beredar itu sudah diedit sehingga pesan yang disampaikan Ma'ruf melahirkan multiinterpretasi.

BACA JUGA: Hadiri Deklarasi, Bang Ara Bercerita tentang Kebaikan Jokowi

"Itu kan awalnya tiga menit saya lihat. Tapi terus kan dipotong jadi versi satu menit sekian detik. Ada yang cuma seberapa detik," kata Arsul di Rumah Pemenangan Jokowi - Ma'ruf, Jalan Cemara, Jakarta Pusat.

Mengenai ucapan selamat Natal, lanjut Arsul, memang menunai polemik di dalam negeri. Menurut Arsul, hal tersebut juga dialami oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

BACA JUGA: Pembelaan TKN untuk Jokowi dari Tudingan Fahri soal Tsunami

Lukman, kata Arsul, diserang oleh warganet karena mengucapkan selamat Natal. "Padahal Menteri Agama itu punya semua pihak, bukan hanya Islam saja," terang dia.

Soal fatwa MUI tentang Natal, terang Arsul, hal tersebut sudah jelas. Sekjen PPP ini menilai, fatwa tersebut melarang umat muslim untuk menghadiri perayaan Natal dalam konteks ritual.

BACA JUGA: MUI Minta Umat Islam Arif Sikapi Polemik Ucap Selamat Natal

"Apakah Misa atau kebaktian itu memang dilarang. Tapi fatwa MUI tidak mengatakan bahwa seorang muslim dilarang atau diharapkan untuk tidak mengucapkan selamat Natal atau selamat merayakan Natal. Soal itu dikembalikan kepada pemahaman masing-masing dari orang Islam apakah itu bagian boleh atau terlarang," terang Arsul.

Arsul sendiri sejak dulu memiliki pandangan boleh untuk menyampaikan selamat Natal kepada umat Nasrani. Hal itu sudah dilakukannya sejak lulus dari madrasah setingkat SMP.

"Karena saya sekolah (SMA) di negeri, tidak semuanya muslim, sementara saya SD-nya di Muhammadiyah, kemudian nyantri (SMP) di pesantren. Sudah begitu," jelas dia.

Hal yang selalu ditolak oleh Arsul adalah mengikuti prosesi kebaktian. Namun, Arsul selalu mendekatkan diri dengan teman-temannya umat Nasrani.

"Itu lah kebersamaan kita. Saya kira (pesan) Pak Kiai Ma’ruf Amin, harus dipahami seperti itu," pungkas Arsul. (tan/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Video Kiai Maruf Ucapkan Selamat Natal Diedit, PSI Murka


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler