Ribuan Korban Bencana Way Ela Masih Mengungsi

Akan Dibangun 500 Tenda Keluarga

Selasa, 30 Juli 2013 – 09:02 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan ribuan warga korban bencana jebolnya bendungan Way Ela di Desa Negeri Lima dan Patoi, Provinsi Maluku masih mengungsi. Sedangkan korban hilang masih dalam pencarian.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan, sedikitnya jumlah pengungsi yang tercatat sebanyak 5.234 orang. "Pencarian korban hilang masih dilakukan pencarian dan akan dihentikan pada hari ke 7," katanya Senin (29/7) malam.

BACA JUGA: Istilah Engkong Lembang Muncul di Persidangan Fathanah

Saat ini Pemda setempat masih melakukan validasi data rumah rusak dan untuk selanjutnya di buatkan surat keputusan (SK) Bupati Maluku Tengah sebagai korban bencana Way Ela. Sejauh ini, ada lima titik lokasi sudah ditetapkan sebagai tempat penampungan sementara korban bencana.

"Penampungan sementara dibangun menggunakan tenda keluarga sebanyak 500 unit. Sembari itu, Kementerian PU membangun tandon air dan WC umum di semua lokasi penampungan. Targetnya Sabtu ini 500 tenda sudah terpasang," ujar Sutopo.

BACA JUGA: Malaysia Siapkan Amnesti TKI

selain itu, saat ini proses perbaikan darurat berupa normalisasi alur sungai juga terus dilakukan. Di antaranya sungai Way Ela, Sungai Mamoa, Sungai Waweti, Wae Lama dan pemasangan pipa air minum sepanjang 850 meter.

Kementerian PU dan Pemda Maluku juga melakukan perbaikan darurat terhad jalan penghubung ke tempat pengungsian Patoi dan segera membangun jembatan Bailey sepanjang 120 meter.

BACA JUGA: Inilah Jenis Jabatan CPNS yang Banyak Lowong

"Gubernur mengusulkan untuk dapat didanai melalui DSP. Kemudian daerah terdampak seluas 30 hektar akan di tata ulang sebagai tempat hunian dilengkapi fasilitas sosial dan fasilitas umum. Kita juga memastikan logistik untuk 6 hari ke depan masih mencukupi," jelasnya.

Selasa hari ini (30/7), pesawat hercules akan membawa bantuan BNPB berupa selimut 1000 lembar, matras 2000 lembar, tenda keluarga 150 unit, satu unit dump truk dan 20 WC knockdown. Sedangkan Kamis nanti akan datang 350 buah tenda keluarga dan 500 selimut.(fat/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tak Gegabah Beri Sanksi Jaksa Nakal


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler