Ribuan PNS DKI Tunggu NIP

Selasa, 06 April 2010 – 11:38 WIB
JAKARTA - Ribuan warga Jakarta yang sudah terdaftar sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) masih telantar hingga saat iniPascakelulusan tes akhir tahun lalu, sebanyak 2.654 CPNS masih menunggu keluarnya nomor induk pegawai (NIP) sebagai syarat sah terdaftar sebagai pegawai

BACA JUGA: Tuntut Portanigra Rp. 2,8 Triliun

"Kami masih menunggu penetapan NIP dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN)," ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Budihastuti.

Penempatan para pegawai baru belum bisa dilakukan lantaran NIP PNS ditentukan pusat
Mengingat data PNS DKI dikelola satu pintu oleh BKN bersama daerah lain secara nasional

BACA JUGA: Gurita Markus di Pemprov?

Jika NIP sudah bisa keluar, BKD bisa langsung bergerak untuk membuatkan SK pengangkatan


Diharapkan, paling lambat akhir bulan ini BKN sudah bisa mengeluarkan NIP

BACA JUGA: Ramayana Kebayoran Lama Terbakar

Sehingga, para pegawai bisa langsung didistribusikan ke seluruh satuan kerja perangkat daerah yang membutuhkan tenaga baruMengingat banyak pegawai pensiun"Kami akan proses secepatnya," katanya

Menurut pengakuan Dodi, 27, CPNS lulusan ITB, hingga saat ini memang belum ada pendidikan prajabatan yang seharusnya sudah dilaksanakanSK pengangkatan juga belum adaPemprov berjanji akan mengumumkan via websiteNamun, saat dibuka, justru website error"Kami tidak tahu sampai kapanInformasinya SK sudah ditandatangani gubernur dan sekarang ada di BKDTapi belum dikirimkan ke calon pegawai,"ungkapnya

Sesuai edaran Menpan, Jakarta mendapat jatah 3.225 orang pegawaiDengan formasi untuk tenaga kesehatan sebanyak 233 orang, tenaga teknis 987 orang, tenaga pengelola keuangan dan data informasi sebanyak 1.606 orang serta tenaga administrasi 342 orangNamun, dalam perekrutan yang digelar pada 14 November 2009 bertempat di Gelora Bung Karno lalu, DKI hanya meluluskan 2.654 orangPadahal, tes CPNS diikuti 13.710 orang"Alasan SK belum dikirim lantaran ada yang belum selesai pemberkasanBegitu kata orang BKD," kata Dody(aak)

BACA ARTIKEL LAINNYA... UN Ulang Bagi yang Nakal


Redaktur : Auri Jaya

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler