Ribuan Tabloid Barokah Diperiksa Polisi

Minggu, 27 Januari 2019 – 07:31 WIB
Tabloid Indonesia Barokah. Foto: JPG/Pojokpitu

jpnn.com, PROBOLINGGO - Bawaslu dan Polres Probolinggo Kota, Jawa Timur menelusuri peredaran tabloid Indonesia Barokah di sejumlah jasa pengiriman barang.

Hasilnya ribuan tabloid ini masih tertahan di kantor pos setempat, hanya saja sekitar 500 eksemplar sudah tersebar di Probolinggo Raya.

BACA JUGA: Ratusan Amplop Isi Tabloid Barokah Ditemukan di Kantor Pos

Tim Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) beranggotakan Polres Probolinggo Kota dan Bawaslu menyisir beberapa jasa pengiriman barang baik swasta maupun milik BUMN.

BACA JUGA: Kubu Prabowo Akui Tak Panik dengan Kemunculan Tabloid Indonesia Barokah

BACA JUGA: Tabloid Indonesia Barokah Tak akan Gerus Elektabilitas Prabowo - Sandi

Setelah menyisir di beberapa jasa pengiriman barang milik swasta, petugas gabungan tidak menemunkan paket berupa tabloid Indonesia Barokah.

Petugas baru menemukan tabloid indonesia barokah di kantor pos Probolinggo. Tidak tanggung-tanggung jumlah yang berhasil ditemukan mencapai ribuan eksemplar.

BACA JUGA: Dewan Pers Sudah Telepon Redaksi Tabloid Indonesia Barokah, Hasilnya?

Setiap paket tersimpan rapi dalam amplop warna cokelat, amplop coklat ini berisi 3 eksemplar tabloit, setiap eksemplar terbungkus plastik warna hitam.

BACA JUGA : Soal Tabloid Indonesia Barokah, Polisi Tunggu Rekomendasi Dewan Pers

Menurut Roni Parindra, Kepala Kantor Pos Dan Giro Probolinggo, paket sudah tersebar di 22 kantor pos unit kecamatan.

"Sebagian sudah menyebar di wilayah kabupaten," kata Roni Parinda.

Dari data yang ada, 1.188 paket saat ini tersimpan di kantor pos. Jika setiap paket berisi 3 eksemplar, total eksemplar yang belum tersebar mencapai 3.564 eksemplar. Sementara yang sudah tersebar mencapai 500 paket.

"Kantor pos yang mengirim adalah kantor pos yang berada di Jakarta Selatan," kata Roni.

BACA JUGA : Respons Jokowi Soal Prabowo Diserang Tabloid Indonesia Barokah

Sementara itu, menurut Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal, kepolisian tidak akan menyita ribuan paket tabloid ini. Petugas lebih memfokuskan untuk tidak disebar terlebih dulu demi stabilitas maupun ketertiban di setiap wilayah.

"Alamat pengirim sangat jelas, redaksi tabloid Indonesia Barokah beralamatkan Pondok Melati Bekasi, sedangkan alamat yang dituju masjid dan pondok pesantren," kata AKBP Alfian 

Petugas Gakumdu akan berkoordinasi dengan dewan pers, apakah tabloid Barokah ini menyalahi kode etik jurnalistik atau tidak. (yos/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Disorot, Peredaran Tabloid Indonesia Barokah Makin Meluas


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler