Rieke Sebut Rini Soemarno di Kasus Lino Ini

Jumat, 18 Desember 2015 – 23:29 WIB
Rieke Diah Pitaloka, Ketua Pansus Pelindo / Dok JPNN

jpnn.com - JAKARTA - Ketua Pansus Angket Pelindo DPR, Rieke Diah Pitaloka menantang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berani mengungkap dua kasus lain yang diduga melibatkan Direktur Utama PT Pelindo II RJ Lino. Bahkan, di salah satu kasus itu, Rieke menyebut nama Rini Soemarno.

Dua kasus lain yang dimaksud politikus PDIP itu yaitu perpanjangan kontrak JICT (Jakarta International Terminal Container) dan New Priok. Keberanian KPK diuji meskipun mantan komisioner KPK Erry Riyana  yang jadi Ketua Oversight Commitee bentukan Dirut Pelindo II, ikut mendorong mega proyek tersebut.

BACA JUGA: Kata Pak Buwas Lino Harusnya Sudah dari Dulu Tersangka

"Yang tidak kalah pentingnya, saya mendukung KPK dan siap bekerja untuk mengungkap dugaan tindakan melanggar dan melawan konstitusi, UU BUMN, UU Keuangan Negara, dan peraturan perundangan lain yang dilakukan Meneg BUMN, Rini Soemarno, terutama dalam perpanjangan kontrak JICT, yang berpotensi merugikan negara hingga triliunan rupiah," kata Rieke, Jumat (18/12) malam.

KPK sudah resmi mengumumkan penetapkan Dirut Pelindo II RJ Lino sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan mobile quay container crane (QCC) tahun anggaran 2010. 

BACA JUGA: Kementerian PUPR Klaim Pembangunan Sejuta Rumah Naik Tiap Bulan

Anggota Komisi V DPR dari Fraksi Gerinda, Moh. Nizar Zahro mengatakan, pengadaan QCC tersebut masuk dalam salah satu hasil pemeriksaan dengan tujuan tertentu (PDTT) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI tahun 2013, dengan potensi kerugian negara puluhan miliar.

"Kami sudah prediksi bahwa kasus pengadaan 3  QCC ini sangat berpotensi adanya tersangka karena menyebabkan kerugian negara sebesar kurang lebih Rp 85 miliar lebih (hasil audit BPK)," kata Nizar kepada JPNN, Jumat (18/12) malam.(fat/jpnn)

BACA JUGA: Ternyata Larangan Untuk Go-jek cs Tak Koordinasi ke Jokowi

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kata Anak Buah Prabowo Lino Rugikan Negara Rp 85 Miliar


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler