Rizal-Fadli Bertekad Jadikan Makassar Kota Sombere

Sabtu, 07 November 2020 – 23:59 WIB
Ilustrasi Pilkada 2020. Grafis: Sultan Amanda Syahidatullah

jpnn.com, MAKASSAR - Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, nomor urut 3, Syamsu Rizal MI - Fadli Ananda (Dilan) menyampaikan visi misi dan program dalam Debat Publik Kota Makassar, yang disiarkan Kompas TV, Sabtu (7/11).

Menurut Syamsu Rizal, Makassar hari ini adalah sebuah hasil dari proses jangka panjang. Ia menjelaskan, di abad 16 Makassar terkenal sebagai salah satu bandar niaga terkemuka di dunia, nomor 20 terbesar.

BACA JUGA: Danny-Fatma Akan Jadikan Makassar Dua Kali Lebih Baik dari Sekarang, Ini Visi Misinya

"Itu merupakan proses yang lahir dari kontribusi berbagai pihak, kontribusi banyak kalangan, supporting dari banyak perbedaan-perbedaan yang terharmonisasi dalam sebuah tatanan sosial dan ekonomi yang membuat kita (masyarakat) hari ini merasakan manfaatnya," kata Rizal.

Ia menambahkan, Makassar adalah sebuah kontribusi berbagai suku, bangsa, agama, dan kelompok. Rizal menegaskan itulah yang membuat kemudian Makassar terkenal di mana-mana. "Itulah yang sampai hari ini dikenal dengan sombere yang melahirkan semua ini sebuah visi untuk menjadikan Makassar kota sombere," ujar Rizal.

BACA JUGA: Munafri - Rahman Mengusung Visi Makassar Bangkit

Dia menjelaskan, Kota Sombere adalah sebuah tatanan sosial yang mengedepankan dan menghargai perbedaan. Mengelola perbebdaan menjadi kekuatan dinamis yang berujung pada kesejahteraan bersama.

"Sombere itu juga tatanan personal, di mama harus saling menghargai, saling mengisi, dan tahu beradaptasi bagaimana membuat perbedaan-perbedaan itu menjadi sebuah kekuatan yang dahsyat," katanya.

BACA JUGA: Dorong Pendidikan di Kota Makassar Bermutu, IMUN Ingin Semua Guru Harus Sarjana

Ia menambahkan, dari perbedaan dan dinamika yang luar biasa itu, pendekatan kota sombere ialah bagaimana menjadikan manajemen pemerintahan yang mampu mengelola Makassar 360 derajat, 24 jam, dengan pelayanan maksimal yang sombere dan melayani itu maksimal ditempuh dalam 20 menit.

"Oleh karena itu, kami ingin mencapai visi tersebut dengan tiga misi, yaitu Makassar maju, Makassar lestari, dan Makassar melayani," kata Rizal.  

Sementara itu, Fadli Ananda menambahkan Makassar maju adalah menciptakan sumber daya manusia Kota Makassar lebih maju, lebih unggul, lebih sehat, dan bermartabat berdasarkan atas nilai keagamaan dan keratifan lokal. "Tidak kami biarkan lagi orang yang berdaya bersaing dengan orang nirdaya. Kami akan siapkan SDM Kota Makassar yang siap menyambut industrial 4.0," katanya.

Ia menjelaskan Makasar lestari adalah bagaimana pembangunan sarana prasarana lingkungan dan perumahan untuk bisa bersinegi dengan baik dan memberikan pelayanan menurut ekologi.

Kemudian, Makassar melayani adalah bagaimana infrastruktur dan suprastruktur pemerintahan Kota Makassar, mulai wali kota, ASN, RT, dan RW bisa bersinergi memberikan pelayanan terbaik buat seluruh masyarakat. (boy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler