Ruas Tol Ngawi-Wilangan Sudah Siap Dioperasikan

Jumat, 09 Maret 2018 – 07:11 WIB
Jalan tol. Ilustrasi Foto: JPG

jpnn.com, JAKARTA - Tol Ngawi-Kertosono ruas Ngawi-Wilangan dinyatakan telah memenuhi seluruh aspek layak fungsi, mulai dari keamanan, keselamatan, hingga kenyamanan.

Ruas tol sepanjang 49,8 kilometer tersebut siap dioperasikan dalam waktu dekat.

BACA JUGA: Presiden Belum Bisa Menerbitkan Perppu MD3

”Semua proses sudah selesai, tinggal menunggu suratnya terbit. Setelah suratnya terbit, kami akan langsung sampaikan ke Presiden untuk bisa beroperasi,” tutur Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra S Atmawidjaja kepada Jawa Pos, Kamis (8/3).

Terkait kapan persisnya ruas tol tersebut akan bisa dibuka untuk umum, Endra mengaku belum mendapatkan kepastian. Kepastian, katanya, baru bisa diketahui setelah ada instruksi dari presiden.

BACA JUGA: Jokowi: Perizinan untuk Pekerja Asing Jangan Berbelit-belit

Menurut Endra, jika memungkinkan, presiden akan meresmikan langsung. Namun, jika tidak, biasanya akan langsung dioperasikan dengan memberikan pengumuman.

”Ini kan termasuk ruas tol yang panjang. Biasanya, presiden akan meresmikan dulu baru dioperasikan untuk umum,” terang Endra.

BACA JUGA: Jokowi Pertimbangkan Opsi Perppu

Setelah Tol Ngawi-Kertosono, tol Solo-Ngawi ruas Kartasura-Sragen akan menyusul dioperasikan. Kementerian PUPR menargetkan ruas tersebut bisa beroperasi pada April mendatang.

Saat ini, konstruksi yang menjadi porsi pemerintah sudah selesai 100 persen. Sementara yang dikerjakan oleh PT SNJ sudah mencapai 85 persen.

Sedangkan ruas Wilangan-Kertosono sepanjang 38 persen direncanakan beroperasi akhir 2018. Namun, untuk keperluan mudik, kata Endra, ruas tol tersebut akan dibuka dengan status fungsional.

Dengan dioperasikannya sebagian Tol Solo-Ngawi dan Ngawi Kertosono, jalur Semarang hingga Surabaya akan semakin lancar.

Sebab, sebelumnya dua ruas tol, yakni Tol Mojokerto-Kertosono dan Surabaya-Mojokerto juga sudah beroperasi.

Ruas tol lain yang akan fungsional pada arus mudik nanti adalah tol Salatiga-Kartasura. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menargetkan Tol Semarang-Solo Seksi IV dan V yang menghubungkan Salatiga dan Kartasura sepanjang 32,24 kilometer itu akan fungsional pada masa mudik Lebaran 2018.

”Kecuali di Kali Kenteng yang merupakan titik kritis kami akan tetap upayakan bisa selesai. Bila tidak, kendaraan akan melalui jalur yang bawahnya,” kata Basuki melalui keterangan resmi.

Fungsionalnya Tol Salatiga-Kartasura akan melengkapi Tol Semarang hingga Salatiga (Seksi I-III) sepanjang 40,41 kilometer yang telah beroperasi secara penuh. Basuki mengatakan, saat ini, pembebasan lahan di Seksi IV dan V sudah mencapai 98 persen.

Sebesar 2 persen sisanya diterapkan dengan skema sewa lahan. Dengan demikian, pekerjaan konstruksi dapat dipercepat, terutama untuk pembangunan Jembatan Kenteng sepanjang 496 meter yang memiliki ketinggian sekitar 40 meter yang progresnya saat ini sudah 48 persen.

Menurutnya, pembangunan Jembatan Kenteng tersebut menjadi salah satu titik kritis tersambungnya Tol Semarang-Solo karena ada sedikit perubahan desain dari Komisi Keamanan Jembatan Panjang dan Terowongan Jalan (KKJTJ).

”Ini ada perubahan desain sedikit, jika kita lihat beberapa tiang masih di bawah dan yang lainnya sudah selesai. Saya optimis insya Allah masih bisa kita kejar penyelesaiannya,” ujarnya. (and/ttg)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Putra Aidit Sebut Hoaks Kebangkitan PKI untuk Serang Jokowi


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler