Sakit, Nunun Tetap Jalani Pemeriksaan

Selasa, 27 Desember 2011 – 10:35 WIB
Tersangka kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior BI, Nunun Nurbaetie di KPK, Selasa (27/12). Foto : Arundono W/JPNN
JAKARTA - Tersangka kasus dugaan suap cek pelawat dalam pemelihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia 2004, Nunun Nurbaetie kembali menjalani pemeriksaan di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (27/12).

Meski sudah siap memberikan keterangan terkait dugaan suap cek pelawat untuk memenangkan Miranda Goeltom pada pemilihan DGS Bank Indonesia beberapa tahun 2004 lalu, Nunun mengaku sakit.

"Tidak, sakit," kata Nunun singkat, ketika ditanya kondisi kesehatannya oleh wartawan, saat memasuki kantor KPK, Selasa (27/12).

Nunun datang ke KPK sekira pukul 08.15 WIB dengan didampingi kuasa hukumnya, Ina RahmanIstri mantan Wakapolri Adang Darajatun itu tidak lagi memakai masker untuk menutupi wajahnya dari wartawan.

Diketahui, meski pemeriksaan kali ini yang ketiga, namun penyidik belum mendapatkan keterangan apapun dari Nunun

BACA JUGA: 2011, Kasus DBD Relatif Turun

Sejak tertangkap di Thailand kemudian dibawa ke Indonesia dan langsung diperiksa di KPK, selanjutnya ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu.

Nunun kemudian diperiksa lagi pada 12 Desember lalu, namun saat menjalani pemeriksaan Nunun mendadak sakit, sehingga langsung dilarikan ke rumah sakit
Sampai hari ini, tercatat tiga kali pemeriksaan kesehatan di rumah sakit

BACA JUGA: Cegah Virus, Pintu Masuk Diperketat

Pertama, di RS MMC, RS Polri Kramat Jati dan terakhir di RS Abdi Waluyo
Nunun pun tercatat dua kali mendapat pembantaran oleh KPK.

Sejauh ini KPK belum melakukan pemeriksaan intensif terhadap Nunun yang dianggap saksi kunci untuk menuntaskan kasus dugaan suap cek pelawat ini

BACA JUGA: Kapolda NTB Terancam Dicopot

Namun, KPK telah mengumpulkan keterangan dari beberapa saksi yang tidak lain, beberapa mantan anggota DPR 2004-2009 yang dipidana karena kasus suap cek pelawat tersebut(fir/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Rapor Korps Reserse Masih Paling Bawah


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler