Salah Tulis Rekap Merata di Banyak TPS Kampung Halaman Pak SBY

Selasa, 30 April 2019 – 09:59 WIB
Sertifikat hasil pemungutan suara Pemilu 2019. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, PACITAN - Pelaksanaan Pemilu 2019 di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur yang tampak lancar ternyata tak sebaik yang terlihat. Sebab, persoalan mewarnai pesta demokrasi lima tahunan di kabupaten kelahiran Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut.

Laman Radar Madiun (Jawa Pos Group) mengabarkan, Bawaslu Pacitan menemukan kesalahan tulis dalam rekapitulasi di tempat pemungutan suara (TPS). Imbasnya adalah salah angka.

BACA JUGA: 3 Perempuan Caleg Petahana Sukses, Bukan dari PDIP

“Itu terlihat saat rekapitulasi di tinggkat kecamatan atau PPK (panitia pe,ilihan kecamatan, red), banyak yang salah tulis,’’ kata Ketua Bawaslu Pacitan Berty Stevanus.

Menurutnya, kesalahan tulis, hitungan dan jumlah terjadi merata. Dia menduga penyebabnya adalah beban kerja bagi petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) sehingga sulit berkonsentrasi.

BACA JUGA: Ulasan Pakar Hukum soal Ancaman Gerakan People Power

Berty menjelaskan, para petugas KPPS bekerja hampir 24 jam mulai persiapan, pemungutan suara hingga penghitungan. “Kami maklumi, tetapi setelah diteliti memang karena salah tulis dan surat suara sah tidak berkurang,” terangnya.

Kesalahan tersebut terjadi untuk pemilu legislatif ataupun pemilihan presiden. Namun, Berty memastikan kesalahan itu tak sampai pada rekomendasi pemungutan suara ulang (PSU).

BACA JUGA: PSU Berjalan Lancar dan Aman, Bupati - Wabup Apresiasi Pemilih

Berty menjelaskan, setelah dicocokan dengan C1 plano beberapa dokumen tercatat sama. Kekeliruan pun bisa dianulir.

Namun, ada satu dari 1.979 TPS di Pacitan sempat melakukan penghitungan ulang. Sebab, seluruh catatan beda hasil.

“Karena menulis hingga jam empat pagi mungkin para petugas kelelahan dan hilang konsentrasi,” ujarnya.(gen/sat/jpg)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Basri Latief Patut jadi Contoh Bagi para Caleg yang Gagal


Redaktur & Reporter : Antoni

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler