Salurkan FLPP, Kemenpera Gandeng Bukopin dan BTN

Senin, 31 Januari 2011 – 19:45 WIB
JAKARTA - Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) resmi menggandeng Bank Bukopin dan BTN untuk menyalurkan dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP)Menpera Suharso Monoarfa menyatakan, dengan bergabungnya Bank Bukopin dalam program FLPP Kemenpera, diharapkan dapat mendorong serta meningkatkan pola pembiayaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

"Saya harap Bank Bukopin bisa turut meramaikan pola pembiayaan murah dan jangka panjang dalam program perumahan di Indonesia," ujar Suharso dalam sambutannya, usai penandatangan nota kesepahaman antara pemerintah dengan Bukopin dan BTN, di Jakarta, Senin (31/1).

Disebutkan, saat ini ada sejumlah bank baik nasional maupun daerah yang berminat dalam FLPP

BACA JUGA: Pemerintah Merasa Siap Hadapi Tekanan Inflasi

Itu menurut Suharso, menunjukkan bahwa FLPP menarik bagi kalangan perbankan dan bermanfaat bagi masyarakat yang ingin mendapatkan rumah murah dan suku bunga rendah.

Beberapa bank yang ingin menjalin kerjasama dengan Kemenpera untuk program FLPP, antara lain disebutkan yakni Bank Sumut, Bank Kalbar, Bank Jatim, Bank Kaltim, Bank Jabar Banten, Bank Riau Kepri, serta Bank DKI
Sementara Bank BNI dalam waktu dekat akan melakukan pembaruan terkait Perjanjian Kerjasama Operasional (PKO) atas kerjasama sebelumnya.

Suharso membeberkan, FLPP telah membiayai 20.684 unit rumah senilai Rp 500 miliar hingga Desember 2010 lalu

BACA JUGA: NTT Disiapkan jadi Pusat Produksi Nasional

Sedangkan untuk 2011, Kemenpera memiliki dana sekitar Rp 5,7 triliun untuk FLPP ini
Dengan asumsi Rp 3,8 triliun dari perbankan, maka Kemenpera optimis dapat terkumpul dana Rp 9,7 triliun

BACA JUGA: Pemerintah Evaluasi Importir Gula

"Dana tersebut akan digunakan untuk membiayai 200 ribu unit rumah," terangnya.

Ke depan, Suharso menambahkan bahwa Kemenpera menyiapkan PKO untuk mengatur tentang sisi persediaan rumahSementara dari sisi produksi, Kemenpera menargetkan pembangunan sekitar 141.000 rumah(esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Warga Ramai-Ramai Stok Beras


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler